Aliran Modal Asing Masuk Rp10,54 Triliun pada 7-10 Juni

·Bacaan 1 menit

VIVABank Indonesia mencatat aliran modal asing masuk ke Indonesia dalam pekan ke-2 Juni 2021. Aliran tersebut masuk ke pasar modal maupun pasar surat berharga negara (SBN).

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, selama periode 7-10 Juni 2021, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia mencapai Rp10,54 triliun secara total.

"Berdasarkan data transaksi 7 – 10 Juni 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp10,54 triliun," ujar dia, Jumat, 11 Juni 2021.

Baca juga: Sandiaga Uno Upayakan Munas Kadin Tetap Dilaksanakan di Bali

Dia pun merincikan, dari total tersebut, yang masuk ke pasar SBN sebesar Rp10,49 triliun, sedangkan aliran modal asing yang masuk ke pasar saham sebesar Rp50 miliar.

"Berdasarkan data setelmen selama 2021 ytd (year to date), nonresiden beli neto Rp14,65 triliun," ujar Erwin.

Kondisi itu seiring dengan menurunnya indikator risiko Credit Default Swap (CDS) Indonesia 5 Tahun yang turun ke level 73,52 basis points (bps) per 10 Juni 2021 dari 75,21 bps per 4 Juni 2021.

Dengan catatan tersebut, BI juga mencatat terjadinya penguatan nilai tukar rupiah sepanjang pekan ini hingga Jumat, 11 Juni 2021 dengan imbal hasil SBN yang menurun.

Pada akhir Kamis, 10 Juni 2021, rupiah kata Erwin ditutup pada level (bid) Rp14.245 per dolar AS. Yield SBN dengan tenor 10 tahun turun ke level 6,35 persen.

"Pada pagi hari Jumat, 11 Juni 2021 rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.200 per dolar AS. Yield SBN 10 tahun turun ke level 6,32 persen," papar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel