Aliyahdin Saugi Resmi Jadi Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) resmi mengangkat Aliyahdin Saugi sebagai Direktur Utama menggantikan Alvin Pattisahusiwa. Hal itu tertuang sebagai dalam Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Maret 2021 dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Aliyahdin Saugi atau yang akrab di panggil dengan Adi memiliki pengalaman di industri keuangan lebih dari 18 tahun. Ia bergabung dengan Mandiri Investasi pada Februari 2021 sebagai Chief Investment Officer.

Sebelumnya Adi telah berkarier di BNP Paribas Asset Management Paris sejak 2006 sebelum kemudian ke BNP Parribas Inggris, dan kembali ke Jakarta pada 2012 untuk menduduki serangkaian jabatan strategis, seperti Senior Portfolio Manager dan Head of Equity BNP Paribas Asset Management Jakarta.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Bank Mandiri atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Direktur Utama Mandiri Investasi," kata Adi dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Rabu (8/9/2021).

Sebagai anak perusahaan dari Mandiri Sekuritas, Mandiri Investasi siap memberikan kontribusi terbaik bagi Mandiri Group dengan menjadikan Mandiri Investasi sebagai perusahaan investasi unggul dan terpercaya di Indonesia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mandiri Investasi

Peserta mengikuti cara berinvestasi Mandiri Skuritas di Bursa Efek Jakarta, Selasa (17/11). Mandiri Sekuritas terus mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Peserta mengikuti cara berinvestasi Mandiri Skuritas di Bursa Efek Jakarta, Selasa (17/11). Mandiri Sekuritas terus mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mandiri Investasi merupakan salah satu Manajer Investasi terbesar di Indonesia, yang menawarkan tidak hanya produk Reksa Dana. Tapi juga produk investasi Alternatif seperti KIK EBA, KIK DINFRA, dan Penyertaan Terbatas.

Berdasarkan data Infovesta, Mandiri Investasi menempati posisi #2 Manajer Investasi di Indonesia pada akhir Semester 1 2021 dengan total dana kelolaan Rp48,7 triliun, dan total market share 8,4 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel