Alkhairaat bahas pengembangan pesantren bersama Wakil Presiden

·Bacaan 2 menit

Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah, bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin membahas pengembangan pondok pesantren dan madrasah Alkhairaat hingga dapat menjangkau pelosok negeri.

"Kami ingin pondok pesantren Alkhairaat bisa menjangkau ke seluruh daerah di Tanah Air dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan pendidikan," kata Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali Aldjufri usai melakukan rapat terbatas bersama Wapres di Kompleks Alkhairaat Palu, Kamis.

Baca juga: Wapres Ma'ruf-Pemda tanam pohon di lokasi pembangunan huntap Palu

Kedatangan Wapres Ma'ruf di Alkhairaat merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Palu yang diagendakan selama dua hari berada di Ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Ali memaparkan, kondisi terkini Alkhairaat tidak kurang dari enam juta Abnaulkhairaat tersebar di seluruh wilayah Nusantara, melihat penyebaran itu mendorong pihaknya melebarkan sayap ke daerah-daerah lain di Tanah Air.

Sekretaris Jendral Alkhairaat Ridwan Yalidjama mengemukakan, keberadaan Abnaulkhairaat yang jumlahnya mencapai jutaan itu terdiri atas orang-orang yang secara formal menempuh pendidikannya di lingkungan Alkhairaat.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin pertanyakan ketersediaan air bagi warga huntap

Sedang sebagian lainnya, merupakan simpatisan atau orang-orang yang mengagumi ketokohan pendiri Alkhairaat.

"Alkhairaat telah memiliki 50 pondok pesantren, serta 1.700 madrasah pada seluruh tingkatan, dengan total siswa/siswi maupun santrinya tidak kurang dari 15.000 pelajar," papar Ridwan.

Baca juga: Wapres ingatkan seluruh kepala daerah jangan sampai terkena KPK

Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali Aldjufri ( kiri), Wakil Presiden, Ma'ruf Amin (tengah), dan Ketua Dewan Pakar Alkhairaat Prof Zainal Abidin (kanan) berjalan menuju tempat pertemuan terbatas di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Kamis (6/1/2022). ANTARA/Muhammad Izfaldi
Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali Aldjufri ( kiri), Wakil Presiden, Ma'ruf Amin (tengah), dan Ketua Dewan Pakar Alkhairaat Prof Zainal Abidin (kanan) berjalan menuju tempat pertemuan terbatas di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Kamis (6/1/2022). ANTARA/Muhammad Izfaldi

Oleh karena itu, ia menyampaikan ke depan Alkhairaat melakukan terobosan-terobosan guna meningkatkan daya saing di sektor pendidikan, dengan berkonsentrasi pengembangan pada kawasan Barat Indonesia hingga ke Provinsi Aceh.

"Konsep kami sudah matang mengembangkan pendidikan ilmu agama maupun pengembangan pondok pesantren Alkhairaat, dan hal-hal ini kami bahas dalam pertemuan, Wapres menyambut positif rencana kami," tutur Ridwan.

Wapres Ma'ruf sebelum menggelar pertemuan terbatas, menyempatkan diri berziarah di makam pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aldjufri atau Guru Tua.

Sebelum berkunjung ke Alkhairaat, Wapres meninjau dua lokasi hunian tetap (hubtap) korban bencana Palu di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel