Almarhum Ustaz Maaher Pernah Sakit Keras, Sempat Bikin Geger

Toto Pribadi
·Bacaan 1 menit

VIVAUstaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri pada Senin, 8 Februari 2021 pukul 20.00 WIB. Meninggalnya ustaz kelahiran Medan ini sebenarnya tak terlalu mengejutkan mengingat beliau punya riwayat sakit keras.

Sebelum menjadi tahanan di Bareskrim terkait kasus ujaran kebencian yang menjeratnya, Ustaz Maaher ternyata juga pernah mengalami sakit keras. Tepatnya pada awal tahun 2020 silam, Ustaz Maaher mengalami sakit keras dan harus terbaring lemas di tempat tidurnya.

Sangat disayangkan, musibah yang dialami Ustaz Maaher ini langsung dikaitkan dengan sepak terjangnya selama ini. Santer kabar bahwa sakit keras yang dialami Ustaz Maaher saat itu buah akibat kritikannya kepada pemerintah dan tokoh agama yang tidak sejalan dengannya.

Baca juga: Profil Ustaz Maaher, Nama Asli Soni Eranata dan Ucapannya 'Pedas'

"Assalamualaikum wr wb, betapa banyak manusia mencari dunia. Dunia sementara, akhirat selamanya. Dunia ini hanya setetes air laut di tengah samudra. Kalau kau dapat jangan banggga, kalau kau tak dapat jangan kecewa, karena yang kau dapat hanya setetes," kata Ustaz Maaher saat itu.

Tak berapa lama setelah sehat, Ustaz Maaher kembali muncul dan 'bernyanyi'. "Betul saya baru ditimpa musibah yaitu operasi usus besar yang bocor. Bahwa ada yang bilang netizen itu, Ustaz Maaher itu sakit tak bisa ngomong kena azab, tapi alhamdulillah saya bisa ngomong dan baca Al-Quran," petikan ucapan Ustaz Maaher saat itu.

Tak hanya itu, setelah ditahan di Bareskrim, Ustaz Maaher juga kembali jatuh sakit pada Januari bulan lalu. Saat itu ia mengajukan permohonan berobat dengan merujuk Rumah Sakit Ummi Bogor karena rumah sakit tersebut yang punya rekam jejak riwayat sakitnya.

Namun Polri sendiri justru memilih Rumah Sakit Polri Kramat Jati sebagai tempat untuk berobat dan Ustaz Maaher sempat menjalani perawatan. Hingga saat ini redaksi VIVA.CO.ID masih terus mencoba menghubungi pihak kepolisian terkait kabar meninggalnya Ustas Maaher.