AlphaTauri Diinvestigasi akibat Ganti Power Unit

Adam Cooper
·Bacaan 1 menit

Setelah hukuman untuk Carlos Sainz diumumkan, AlphaTauri meminta pergantian komponen tersebut. Technical delegate Jo Bauer pun memberi lampu hijau.

Berdasarkan regulasi parc ferme, perubahan hanya diizinkan kalau tim dapat membuktikan bahwa ada problem teknis, serta suku cadang pengganti punya spesifikasi serupa. Hanya saja, itu tak berlaku untuk elemen power unit.

Proses pergantian dilakukan di paddock, Sabtu malam. Kemudian, keesokan paginya, tim menyampaikan kepada Bauer tidak jadi menggunakan PU baru. Setelah meninjau strategi balapan, diputuskan tidak ada gunanya mengorbankan posisi start ke-13 Gasly.

Baca Juga:

Verstappen Kesal Gagal Amankan Pole GP Turki Bos F1 Optimistis Bisa Gelar 23 Balapan Musim Depan

Menariknya, Bauer menunjukkan kepada para stewards bahwa keputusan tersebut bukan terkait masalah fisik tapi karena alasan strategi. Dia juga mengemukakan fakta bahwa bagian belakang mobil tidak aktif berarti FIA tak bisa mengonfirmasi bahwa perubahan tak jadi dilakukan.

“Kemarin, Scuderia AlphaTauri Honda, meminta untuk mengganti elemen PU pada mobil nomor 10 dengan yang baru. Permintaan ini disetujui pada 18.55, 14 September 2020, menyusul permintaan tertulis dari tim terkait. Ini sesuai dengan Pasal 34.2 pada Regulasi Olahraga F1 2020,” demikian bunyi laporan Bauer.

“Tim mulai membongkar mobil dan mobil berada di tempat tinggi sepanjang malam karena pekerjaan sedang dilakukan (gearbox dilepas, ICE dilepas, radiator dilepas, dan lain-lain). Pagi ini, tim menarik permintaan yang menimbulkan asumsi bahwa perubahan diminta untuk alasan strategi dan bukan fisik.

“Lebih penting, mobil telah dibongkar pada tahap di mana mustahil bagi pengamas dan pengawasan lainnya untuk menjamin bahwa tidak ada modifikasi dilakukan terhadap setiap komponen mobil dengan membongkar dan memasang item-item asli.

“Untuk alasan yang disebut di atas, saya meneruskan masalah ini kepada stewards untuk mempertimbangkannya."