Alwin Kincai Vs Sarif Saepudin, Tarung Habis-habisan demi Penonton

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejumlah duel panas bakal tersaji di One Pride Mixed Martial Arts Fight Night 38, Sabtu 24 Oktober 2020. Salah satunya adalah pertarungan yang melibatkan dua jagoan kelas welter.

Alwin Kincai kembali demi menghadapi petarung Iron Sheep Garut, Sarif Saepudin. Pastinya menarik, karena dua petarung kawakan ini dikenal memiliki daya tahan tubuh yang luar biasa serta kemampuan striking di atas rata-rata.

Alwin mengatakan, fokusnya saat ini adalah berusaha menurunkan berat badannya. Petarung berjuluk Macan Kerinci tersebut bakal memporsir tubuhnya seharian sebelum melakoni duel.

"Persiapan saya sekarang nurunin berat badan saja. Berat bedan sekarang 81 kg, standarnya itu 77 kg, jadi masih ada lebih 4 kg," kata Alwin kepada VIVA, Jumat 23 Oktober 2020.

"Mau tidak mau hari ini saya paksa untuk lari panjang, tak peduli stamina untuk besok. Yang penting nurunin berat badan dulu," ucapnya.

Alwin bakal bertarung di tengah bayang-bayang hasil negatif pada tiga duel sebelumnya. Terakhir kali Alwin bertarung pada Fight Night 36, Sabtu 15 Februari 2020. Alwin kalah saat berduel dengan Windri Patilima dalam hitungan poin.

Alwin mengakui Sarif bukanlah lawan yang mudah dikalahkan. Namun, menurutnya hal yang terpenting adalah tampil maksimal mengeluarkan seluruh kemampuan.

"Dia bagus, yang penting saya juga harus main bagus. Kami main demi kepuasan penonton. kalah menang itu urusan kedua, karena menang bonus dikasih sama Allah. Saya percaya diri saja dan dibawa santai," ucapnya.

Alwin Kincai vs Windri Patilima
Alwin Kincai vs Windri Patilima

Selain duel Alwin kontra Sarif, One Pride Fight Night 38 akan dipanaskan satu pertarungan perebutan gelar. Adalah duel di kelas atom, yang akan memperebutkan sabuk juara.

Ade Permana, sang pemegang sabuk, akan ditantang oleh petarung Crazy Fighter Club, Lipin Sitorus. Ini jadi ujian tersendiri bagi Ade.

Tentu, beban berlipat diembannya. Selain harus mempertahankan sabuk, Ade juga dihadapkan pada tugas mempertahankan status tak terkalahkan.