Aman atau Tidak? Perhatikan Hal Ini Saat Olahraga Pakai Masker

DREAMERS.ID - Dengan anjuran pemerintah untuk mengenakan masker dalam kegiatan sehari-hari selama pandemi COVID-19, banyak pertanyaan muncul tentang bagaimana aturan pengguanaanya dalam beberapa aktivitas, termasuk saat berolahraga. Mengutip dari Detik, berikut adalah beberapa faktor yang menentukan aman tidaknya pakai masker saat olahraga dari pemaparan pakar maupun praktisi.

1. Prioritas

Secara umum, ada dua tujuan utama seseorang berolahraga yakni untuk performa fisik, yang biasa dilakukan para atlet yang memiliki tujuan tertentu dan untuk kebugaran. Olahraga yang dilakukanuntuk performa cenderung memiliki intensitas tinggi, yang ditandai dengan denyut nadi yang tinggi, pernapasan cepat, dan susah berbicara.

Penggunaan masker pada jenis olahraga seperti itu sebaiknya dihindari karena kebutuhan oksigen akan sangat tinggi dan masker akan menghambat pertukaran udara. Karena itu, olahraga seperti ini juga biasanya lebih nyaman dilakukan di tempat tertentu. Dalam kaitannya dengan pencegahan risiko penularan COVID-19, olahraga dengan intensitas tinggi TIDAK DIANJURKAN oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) karena justru menurunkan imunitas.

Sementara olahraga yang dianjurkan jika memprioritaskan kebugaran adalah yang intensitasnya ringan hingga sedang, yang ditandai dengan peningkatan denyut nadi yang tidak terlalu tinggi dan masih bisa berbicara saat melakukannya. Untuk olahraga yang seperti ini, pakai masker relatif masih aman selama tidak ada riwayat masalah jantung dan pernapasan

2. Jenis masker

WHO tidak menganjurkan masker medis (masker bedah maupun N95) untuk aktivitas sehari-hari, karena kerapatannya lebih ditujukan untuk lingkungan berisiko tinggi seperti di rumah sakit. Untuk olahraga, masker kain lebih aman digunakan karena pori-porinya lebih memungkinkan terjadinya pertukaran udara.

Harus diperhitungkan juga bahwa masker yang basah oleh keringat akan menyebabkan susah bernapas. Sehingga pastikan untuk selalu membawa masker cadangan. Berkeringat atau tidak, dianjurkan untuk mengganti masker kain tiap 4 jam.

3. Lokasi

Jika memang situasi dinilai cukup aman, misalnya sangat sepi dan jauh dari kerumunan orang, sesekali masker boleh dilepas saat olahraga outdoor. Setelah itu, masker bisa dipakai lagi ketika berpapasan dengan orang lain atau mendekati kerumunan yang tidak memungkinkan untuk jaga jarak aman. Jika repot harus lepas-pasang, sebaiknya olahraga di sekitar rumah saja karena ada banyak pilihan olahraga yang tidak mengharuskan datang ke tempat umum.

4. Peraturan

Beberapa tempat favorit untuk berolahraga di luar ruangan seperti ring road Gelora Bung Karno (GBK) saat ini mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, sehingga harus dipatuhi. Jika memang merasa tidak aman dan nyaman berolahraga dengan menggunakan masker, maka hindari tempat-tempat yang mewajibkan hal itu.

Berita Lainnya :

Korea Selatan Siapkan Masker Khusus Musim Panas, Ringan Tetap Anti Corona

Tengah Ramai Diperbincangkan, Seperti Apa Sih Sebenarnya Kepribadian Introvert?