Aman Dikonsumsi, Ini Cara Pertahankan Daya Tahan Tubuh Selama WFH

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia, tentu berdampak pada banyak sektor. Salah satunya adalah rutinitas pekerjaan yang mengharuskan kita untuk bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

Ya, sebagian orang mungkin mengeluhkan WFH membuat mereka nggak fokus. Sebagian lainnya mungkin santai-santai saja untuk bekerja dari rumah. Namun yang namanya pekerjaan tetap harus diselesaikan, bukan?

Akan tetapi, meski beraktivitas banyak dilakukan di rumah, jangan sampai kamu justru mengabaikan kesehatan. Misalnya, jadi kurang bergerak atau berolahraga, tidur jadi lebih larut, atau bahkan pola makanmu berubah ke arah yang lebih buruk, seperti kebanyakan makan junk food.

Ya, jangan sampai WFH menurunkan kesehatanmu, terutama sistem kekebalan dalam tubuhmu. Kamu juga wajib tahu bahwa sistem imun dalam tubuh itu, sebenarnya mampu melawan virus dan bakteri penyebab penyakit lho!

Salah satu tanda bahwa sistem imun kita menurun adalah pilek, meriang, dan mudah lelah. Nah jika sudah ada beberapa tanda di atas, waspada sakitmu berkepanjangan ya!

Maka dari itu, agar virus dari luar nggak mudah menyerang sistem imun tubuhmu, perlu ada 'penangkalnya'. Sebelum terlambat, yuk mulai untuk mengubah gaya hidup sehat.

Nggak hanya itu saja, sistem imun juga erat kaitannya dengan pengelolaan stres lho. Maka dari itu, di tengah pandemi ini ada baiknya kita menjaga kesehatan dengan mengelola stres, dengan cara tidur yang cukup setiap harinya.

Selain itu, kita perlu merutinkan untuk berolahraga ya, minimal 30 menit tiap hari. Di masa pandemi seperti sekarang ini, cobalah untuk berjemur minimal 10 menit sebelum jam 10 pagi.

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti sayur dan buah yang dapat membantu melawan radikal bebas. Selain itu apalagi?

Jika kamu sudah merasa lelah dan kurang waktu berisitrahat, serta masuk angin dengan gejala perut kembung, mual, pusing, sampai meriang, cobalah mengonsumsi obat herbal ekstrak jakeh, buah adas, kayu ules, daun cengkeh, daun mint, dan madu yang siap minum.

Sebelum mengonsumsinya, pilihlah Obat Herbal Terstandar (OHT) yang telah melalui uji toksisitas subkronik dan uji khasiat yang terbukti memelihara dan menjaga daya tahan tubuh.

Pilih juga OHT yang telah mendapatkan ISO (International Organization of Standardization) dan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).

Jika kamu lelah dan kurang tidur, minumlah satu saset setiap hari. Jika muncul gejala masuk angin atau diare, kamu dapat mengonsumsinya tiga sampai empat saset per hari.

Nah, untuk menjaga daya tahan tubuh, konsumsilah dua saset setiap hari selama tujuh hari atau lebih.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel