Amazon Mulai Uji Coba Drone MK30 Pengirim Paket, Ini Kecanggihannya

Merdeka.com - Merdeka.com - Amazon memperkenalkan MK30 pada Kamis (10/11). MK30 adalah drone pengiriman terbaru penerus MK27-2. Drone ini akan memulai uji coba pengiriman terbatas untuk penduduk di Lockeford California dan Texas.

Dilansir dari TechCrunch, Jumat (11/11), MK30 yang akan memulai debutnya pada 2024 ini diklaim berukuran lebih kecil dan lebih ringan dari versi sebelumnya. Kemampuannya bisa menahan suhu ekstrem dan berbagai kondisi cuaca.

Amazon mengklaim keunggulan lain produk ini dalam hal suara yang lebih sunyi. Mereka menyadari, selama ini kebisingan drone menjadi salah satu kekhawatiran terutama jika memasuki lingkungan perumahan.

"Drone kami terbang ratusan kaki di udara, jauh di atas manusia dan bangunan. Bahkan ketika mereka turun untuk mengirimkan paket, drone kami umumnya lebih tenang daripada berbagai suara yang biasa Anda dengar di lingkungan biasa," tulis Amazon dalam keterangan persnya, Kamis (10/11).

Tim Ilmu Penerbangan Prime Air telah menciptakan baling-baling baru yang dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan hingga 25 persen. Sistem keamanan baru pun dirancang. Tujuannya menghindari berbagai macam risiko tabrakan. Mulai dari sesama drone hingga makhluk hidup.

"Meskipun tidak mungkin untuk menghilangkan semua risiko dari terbang, kami mengambil pendekatan kedirgantaraan yang terbukti untuk merancang keselamatan ke dalam sistem kami," tulis perusahaan itu.

"Seperti biasa, drone terbaru kami akan melalui evaluasi ketat oleh otoritas kedirgantaraan nasional seperti Federal Aviation Administration untuk membuktikan keamanan dan keandalannya."

Amazon mengklaim drone ini mampu mengirimkan banyak paket dalam waktu kurang dari satu jam. Bahkan hanya dalam waktu 30 menit. Menurut perusahaan, drone adalah jalan paling efektif menuju kesuksesan.

VP Amazon Prime Air David Carbon mengatakan, tingkat keamanan telah divalidasi oleh regulator. Jauh lebih aman daripada berkendara ke toko. Amazon berambisi mengirimkan 500 juta paket dengan drone hingga akhir dekade.

"(Kami akan) melayani jutaan pelanggan di daerah pinggiran kota yang padat penduduknya seperti Seattle, Boston, dan Atlanta. Terbang di ruang tanpa kendali secara mandiri," ujar Carbon.

Reporter Magang: Dinda Khansa [noe]