Ambisi Terselubung Petronas SRT di Musim 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Petronas SRT melampaui ekspektasi pada musim 2020. Capaian tersebut membuat tim asal Malaysia itu mengusung target besar di kompetisi selanjutnya.

Salah satu impian Direktur Tim Petronas SRT Johan Stigefelt adalah menyapu bersih gelar di tiga kelas dalam satu balapan.

"Itu adalah keinginan terbesar saya. Tim hampir mewujudkannya pada 2020 jadi tidak terlalu musahil," ungkap Stigefelt dilansir Crash.

"Tidak ada yang pernah melakukan hal itu sebelumnya. Maka akan luar biasa jika kami jadi yang pertama mencapainya. Ini target besar, tapi saya kira kami mampu melakukannya."

Stigefelt merujuk balapan seri San Marino, 13 September lalu.

Hampir di Misano

Livery motor tim Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2020 yang digunakan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli (Twitter/Petronas Yamaha)
Livery motor tim Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2020 yang digunakan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli (Twitter/Petronas Yamaha)

Menggunakan Yamaha, Franco Morbidelli berjaya di kelas utama MotoGP setelah memulai balapan dari posisi dua. Ini adalah kemenangan pertamanya.

John McPhee lalu tampil sensasional di Moto3. Pembalap Petronas Sprinta Racing Honda itu jadi yang tercepat meski start di urutan 17.

2 Kali Naik Podium

ilustrasi motogp (Liputan6.com/Abdillah)
ilustrasi motogp (Liputan6.com/Abdillah)

Sayang gelar tidak datang dari Moto2. Duo Petronas Sprinta Racing Kalex Jake Dixon dan Xavi Vierge harus mengakui keunggulan Luca Marini dari Sky Racing Team VR46.

"Saya bisa naik podium dua kali di hari yang sama. Itu pengalaman luar biasa," Stigefelt.

Andalan di 2021

Ilustrasi MotoGP. (Liputan6.com/Abdillah)
Ilustrasi MotoGP. (Liputan6.com/Abdillah)

Musim 2021, Petronas akan mengandalkan Morbidelli dan Valentino Rossi di MotoGP. Dixon dan Vierge tetap jadi tumpuan di Moto2. Sedangkan McPhee dan Darryn Binder bakal diandalkan di Moto3.

Saksikan Video MotoGP Berikut Ini