Amerika Bobol, 6 Pangkalan Militer Diterobos Jet Siluman Rusia

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Sebuah peristiwa langka terjadi di langit, jet tempur siluman Sukhoi Su-57 milik militer Rusia berhasil melintasi pangkalan militer Amerika Serikat tanpa terdeteksi sedikitpun.

Bahkan, tak hanya satu pangkalan militer Amerika yang dilewati jet siluman, disebutkan lebih dari lima pangkalan militer mereka terobos.

Avia Pro mengabarkan seperti dikutip VIVA Militer Senin 4 Mei 2020, aksi jet siluman Rusia itu diketahui setelah sumber resmi militer Rusia membocorkannya.

Menurut sumber militer itu, jet siluman Rusia melewati pangkalan militer Amerika yang ada di wilayah Irak dan Suriah dalam sehari.

“Pesawat tempur Su-57 Rusia berhasil melewati pangkalan udara militer Amerika di Irak utara tanpa diketahui. Insiden itu terjadi selama penampilan terakhir seorang pejuang Rusia generasi kelima di Suriah. Pesawat tempur Rusia mengikuti jalurnya sendiri, dan tidak diangkut dengan pesawat An-124," kata sumber itu.

Jet  siluman Rusia terpaksa menerobos langit di atas pangkalan militer Amerika Serikat karena militer Turki tidak memberikan izin bagi militer Rusia untuk melintas di wilayah langit mereka.

"Mengingat kemungkinan rute pesawat tempur Su-57 Rusia, sebuah pesawat tempur terbang melalui koridor dengan setidaknya tiga pangkalan militer AS di Irak dan tiga pangkalan militer di Suriah," ujar sumber itu.

Sementara seorang pengamat militer Rusia mengatakan, selama ini Amerika Serikat selalu melecehkan jet siluman Rusia itu. Amerika yakin jet siluman tak akan bisa melewati wilayah kekuasaan Amerika tanpa terdeteksi.

Dengan kenyataan ini, pengamat militer itu menyebut Sukhoi Su-57 telah berhasil menjawab pelecehan Amerika

"Sampai saat ini, Su-57 Rusia diejek di Amerika Serikat, mengklaim bahwa ia tidak dapat mengklaim gelar siluman. Namun, mengingat fakta bahwa pesawat tempur Rusia itu menempuh beberapa ribu kilometer tanpa henti. langsung di atas pangkalan militer AS di Irak dan Suriah, cukup jelas bahwa kita benar-benar berbicara tentang "pesawat tak terlihat" yang berhasil menampar hidung Washington," ujarnya.