Amerika Jadi Pasar Ekspor Batik Terbesar

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyebut bahwa pasar ekspor terbesar batik Indonesia adalah Amerika, Eropa dan Jepang.

“Pasar utama kita Amerika, Jepang dan Eropa,” sebut Mari Elka, saat jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (28/9/2011).

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Perdagangan (Kemendag), dari tahun 2006 hingga 2010, pangsa pasar eskpor Batik ke Amerika menduduki peringkat pertama. Tercatat pada tahun 2010, pangsa pasar ekspor Batik ke Amerika sebesar 35,63 persen dengan nilai 24,668 juta dolar AS.

Sementara pangsa pasar Eropa secara komunal berada pada urutan kedua. Kemudian diikuti Jepang dengan pangsa pasar sebsar 10,90 persen dan nilai 7,547 juta dolar AS.

Lebih lanjut, Mari Elka menguraikan bahwa nilai ekspor Batik ke semua Negara tujuan, sempat mengalami puncak di tahun 2008  hampir 100 juta dolar AS, tepatnya 93,09 juta dolar AS.
Namun setelah itu, turun seiring pengaruh dari krisis global.

“Karena pasar utama kita Amerika, Jepang dan Eropa, yang tiga-tiganya mengalami penurunan dari pertumbuhan ekonominya, mengalami berbagai macam masalah ekonomi. Hingga dapat dikatakan batik itu menjadi item yang mereka akan kurangi pembeliannya,” demikian dikatakannya.

Karenanya, pemerintah akan melakukan strategi diversifikasi pasar (buka pasar) baru ekspor Batik. Tidak lagi mengenjot ekspor Batik ke tiga Negara yang mulai lesu.  

Seiring dengan itu,  diversifikasi produk pun akan dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang baru. “Karena mungkin tiap pasar permintaannya berbeda,” ucapnya.

Namun ditegaskannya, jangan hanya melihat pada nilai ekspor yang 100 juta dolar AS, tetapi lebih dari itu yakni nilai fashion branding yang bisa diperoleh dengan keberadaan Batik di luar negeri.

“Sebagai tools, untuk promosi dan diplomasi, Batik itu bisa memiliki nilai yang lebih tinggi daripada  nilai yang tercermin dari angka ekspor,” tegas Mari Elka.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...
POLL

Apakah kemampuan berbahasa Inggris dengan lancar wajib dimiliki oleh kandidat capres maupun cawapres?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat