Amerika Mulai Aman, Donald Trump Tarik Mundur Tentara Nasional

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Presiden Donald Trump menarik semua tentara keamanan nasional setelah kondisi Amerika Serikat berangsur terkendali setelah pecah kerusuhan besar di hampir semua wilayah.

Trump mengatakan, perintah menarik seluruh tentara garda nasional sudah dikeluarkan dan saat ini semua personel garda nasional kembali ke markas, Minggu 7 Juni 2020.

Menurut Trump, meski telah ditarik. Tapi tentara nasional akan cepat kembali ke Washington DC jika kondisi keamanan kembali berbahaya.

"Saya baru saja memberi perintah kepada Pengawal Nasional kami untuk memulai proses penarikan dari Washington, DC, sekarang semuanya di bawah kendali sempurna. Mereka akan pulang, tetapi dapat dengan cepat kembali, jika diperlukan. Jauh lebih sedikit pengunjuk rasa yang muncul semalam daripada yang diantisipasi!," kata Trump dalam keterangan resmi di Twitternya.

Untuk diketahui selama sepekan Amerika lumpuh, negara itu dikepung ratusan ribu hingga jutaan demonstran. Unjukrasa bahkan terjadi di semua wilayah. Massa turun ke jalan untuk menuntut keadilan atas kematian Georga Floyd yang tewas dianiaya petugas kepolisian di Minneapolis.

Unjukrasa memang berlangsung damai, hanya saja di beberapa titik terjadi keributan hingga kerusuhan dan penjarahan. Kondisi itu terjadi karena polisi terlalu brutal dalam menindak massa.

Karena kondisi Amerika tak terkendali, walau dikecam dunia internasional, Trump akhirnya memerintahkan tentara nasional turun tangan membantu polisi mengamankan negara.

Baca: Biadab, Pasukan Sultan Murad Culik dan Bunuh Gadis Remaja