Amien Rais Luncurkan Logo dan Bendera Partai Ummat, Ini Penampakannya

Ezra Sihite, Anwar Sadat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan Ketua MPR Amien Rais akhirnya meluncurkan logo dan warna khas untuk partai barunya Partai Ummat. Amien menyebut, logo untuk Partai Ummat tersebut adalah perisai tauhid yakni logo perisai yang bentuknya serupa dengan yang terdapat di bagian dada lambang Garuda dan diisi oleh satu bintang besar di bagian tengah.

"Logo Partai Ummat adalah perisai tauhid di dada burung Garuda Pancasila, bintang adalah simbol dari Ketuhanan Yang Maha Esa. Kalimat tauhid dalam Islam disebut sebagai kalimat thoyyibah yang diibaratkan sebagai syajarah thoyyibah yakni pohon yang indah yang akarnya merasuk ke dalam petala Bumi. Sedangkan cabangnya menjulang tinggi ke angkasa memberikan manfaat kepada alam sekitarnya sepanjang masa dengan izin Tuhannya," kata Amien Rais dalam siaran persnya pada Selasa siang 10 November 2020.

Amien mengatakan, Partai Ummat akan ikut memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia selama keberadaan dan kehidupannya. Oleh sebagian ulama, kata Amien, kalimat tauhid dinamakan juga kalimatut-tahrir atau kalimat pembebasan yakni membebaskan umat manusia dari belenggu penghambaan kepada sesama manusia menjadi penyembahan kepada Allah semata.

"Seluruh Rasul diutus Tuhan dengan membawa kitab dan neraca keadilan agar manusia dapat menegakkan keadilan. Itulah sebabnya moto perjuangan Partai Ummat adalah melawan kezaliman dan menegakkan keadilan," ujar Amien.

Dalam logo dan benderanya, Partai Ummat memilih warna hitam dan emas. Hal itu, kata Amien, terinspirasi dari warna Kabah yang menjadi kiblat umat muslim seluruh dunia.

"Dengan kiswah seperti itu Kabah tampak anggun, mulia dan berwibawa dan telah menjadi kiblat kaum beriman sejak zaman Nabi Ibrahim AS sampai sekarang dan sampai akhir zaman. Dengan perisai tauhid yang berwarna hitam dan bendera Partai Ummat yang juga berwarna hitam maka perisai tauhid menjadi pancaran autentik dari kalimah syahadah kalimah thoyyibah dan sekaligus kalimah pembebasan," tuturnya.

Menurut Amien, kalimah syahadah harus mewarnai seluruh aspek kehidupan dan aktivitas manusia termasuk kehidupan politik dan bernegara. Arah dan tujuannya dari semua aspek kehidupan diharapkan mendapat ridho dari Allah SWT.

"Insya Allah logo dan bendera Partai Ummat mengingatkan selalu para kader dan anggota Partai Ummat agar dalam bekerja dan berjuang hanya mencari ridha Illahi dan bukan ridha manusia," ujarnya.