Aminah Ditemukan Prajurit TNI Muncul dari Hutan Perbatasan Malaysia

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara tak sengaja menemukan seorang wanita bernama Aminah, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang telah meninggalkan rumah sejak dua tahun lalu.

Aminah ditemukan prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Malaysia, Batalyon Infanteri 642/Kapuas, tepat batas kedua negara di Desa Entikong, Kecamatan Entilong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dalam siaran tertulisnya yang dilansir VIVA Militer, Selasa 10 November 2020, wanita berusia 33 tahun itu ditemukan prajurit TNI tak seorang diri, tapi di muncul bersama dua pria, yang teridentifikasi bernama Erwin (34 tahun) dan Sahrul (22 tahun).

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 642/Kapuas, Letnan Kolonel TNI Alim Mustofa menuliskan, Aminah ditemukan olah prajurit TNI dari Pos Kotis Entikong di salah jalan tikus alias jalur ilegal di perbatasan kedua negara.

Saat itu 3 prajurit TNI Pos Kotis Entikong yang dipimpina Serda Mulyadi sedang melakukan patroli rutin pengamanan perbatasan. Ketika melintas di lokasi, terlihat Aminah baru saja keluar dari hutan lebat dan melintas masuk ke Indonesia.

Ketika diamankan dan diperiksa, baru diketahui bahwa Aminah dan kedua teman prianya memang tidak memiliki dokumen resmi untuk melintas negara. Karena itulah dia nekat menembus hutan lebat Malaysia agar dapat kembali ke Tanah Air.

Berdasarkan keterangannya kepada prajurit TNI, Aminah sudah sejak tahun 2018 meninggal kampung halaman dan masuk ke Malaysia. Di negeri jiran itu dia mencari nafkah dengan bekerja sebagai buruh di perkebunan karet.

Saat ditemukan prajurit TNI, Aminah tak membawa apa-apa selain bekal seadanya. Akhirnya setelah pemeriksaan, Aminah dan kedua temannya itu diserahkan prajurit TNI ke pihak Imigrasi PLBN Entikong, setelah itu Aminah akan diserahkan ke kantor kesehatan pelabuhan kela II Pontianak Wilker PLBN Entikong.

Menurut Letkol TNI Alim Mustofa, memang jalur tikus tempat ditemukannya Aminah merupakan salah satu jalur paling rawan terjadi kegiatan ilegal.

"Di wilayah perbatasan ini memang masih rawan sekali adanya permasalahan-permasalahan yang menonjol seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang serta kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, sehingga kami berlakukan pengawasan yang ketat di seluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga dengan melaksanakan patroli setiap harinya guna mencegah segala bentuk kegiatan ilegal," kata Letkol TNI Alim.

Baca: Prajurit TNI Temukan Banyak Arena Judi di Perbatasan Malaysia