Ampuh Bikin Repot Maling, Begini Cara Kerja Immobilizer Mobil

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian yang semakin marak terjadi membuat pemilik kendaraan, baik motor ataupun mobil perlu meningkatkan kewaspadaan. Berbagai cara harus dilakukan untuk mencegah maling mobil beraksi, seperti memasang alat tambahan atau memaksimalkan fitur yang sudah disediakan oleh pabrikan roda empat atau roda dua.

Salah satunya, adalah dengan memanfaatkan fitur immobilizer atau sistem alarm yang kini sudah banyak menjadi standar pabrikan mobil.

Lalu, apa itu immobilizer? Seperti melansir laman resmi Hyundai Indonesia, sistem ini terdiri dari transponder kecil di kunci kontak dan perangkat elektronik di dalam kendaraan.

Dengan sistem Immobilizer, kunci kontak yang mengubahnya ke posisi on akan diperiksa untuk memverifikasi apakah kunci kontak tersebut valid.

Jika kode microchip yang terdapat pada kunci sama dengan kode komputer mesin, maka mesin akan menyala. Namun, jika kunci yang ditentukan tidak valid, mesin tidak akan menyala.

Apabila memaksa memutar kontak ataupun memainkan kabel (hotwire), sistem akan mengerti untuk kemudian tidak akan menyalakan mobil.

Cegah mesin nyala

Apabila memaksa memutar kontak ataupun memainkan kabel (hotwire), sistem akan mengerti untuk kemudian tidak akan menyalakan mobil.

Selain mencegah mesin menyala, komputer juga membatalkan sistem pengapian (ignition) ataupun pasokan bahan bakar untuk aktif. Meski demikian, metode setiap kendaraan berbeda-beda meski prinsip yang digunakan serupa.

Terus berinovasi, sistem Immobilizer seringkali menggunakan sistem enkripsi dan rolling untuk meminimalisir kode dibuat ulang mengikuti sistem komputer. Berkat sistem ini, tingkat pencurian mobil berkurang sekitar 40 hingga 60 persen.

Penyebab Lain Mobil Tak Bisa Menyala

Selain itu, sistem yang mungkin membuat kunci tak dikenali dan kendaraan tak mau hidup mesin sudah menggunakan kunci yang sesuai ialah terdapat Immobilizer atau objek logam lainnya, seperti gantungan kunci berada di sekitar mobil.

Mesin biasanya tidak hidup karena logam dapat mengganggu sinyal transponder dari pemancaran secara normal. Jika sistem berulang kali tidak mengenali pengkodean kunci, disarankan agar menghubungi diler resmi.

INFOGRAFIS: Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia

INFOGRAFIS: Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: