Ampuh Tingkatkan Imunitas, Suplemen Ekstrak Jamur Mulai Diburu

·Bacaan 2 menit

VIVA – Selama masa pandemi COVID-19, kebutuhan akan suplemen dan vitamin semakin meningkat. Terutama, suplemen dan vitamin yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular COVID-19.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi, pun menyatakan hal yang sama. Dia mengatakan, permintaan terhadap suplemen herbal H2 Health and Happiness varian H2 Cordyceps Militaris, juga meningkat.

Dokter Helmin menjelaskan, ini merupakan suplemen dengan kandungan ekstrak jamur Cordyceps Militaris sebagai vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Situasi PPKM Darurat ini membuat masyarakat menjadi lebih concern terhadap upaya menjaga imun tubuh. H2 Cordyceps Militaris, mengandung ekstrak jamur Cordyceps Militaris dengan manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu 4 Agustus 2021.

Helmin menambahkan, jamur Cordyceps ini memiliki senyawa aktif, seperti Cordycepin dan Adenosin yang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh, menjaga stamina tetap stabil dan meningkatkan kadar energi di dalam tubuh.

"Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian dari Chinese University of Hongkong yang menemukan Cordycepin dapat meningkatkan hidrasi sekaligus melancarkan pembersihan lendir pada permukaan saluran pernapasan, sehingga dapat membantu mencegah berbagai penyakit pada saluran pernapasan," kata dia.

Beberapa penyakit pada saluran pernapasan yang dimaksud, antara lain asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), yang menyebabkan pengidap sulit bernapas.

"Ekstrak cordycepin pada jamur ini juga mengandung Polisakarida yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh, membantu meningkatkan suplai oksigen ke sistem kardiopulmoner sekaligus menjaga daya tahan tubuh," tutur dr. Helmin Agustina Silalahi.

Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekular Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., pun menyatakan bahwa jamur Cordyceps Militaris mengandung beberapa senyawa aktif yang berfungsi sebagai antivirus.

"Keunggulannya memiliki beberapa senyawa aktif yang mana bekerja secara sistematik. Ada yang berfungsi sebagai antivirals, yang berpotensi diduga berdasarkan studi informatik dan metadata yang kita lakukan, senyawa yang terutama tersusun dari polysaccharide, biasanya menstimulasi imunomodulator atau peningkatan daya tahan tubuh," ungkap Prof. Widodo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel