Amuk di Ennio Tardini, Ini Profil El Nino Maravilla

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVAInter Milan meraih kemenangan penting saat bertandang ke Stadio Ennio Tardini menghadapi tuan rumah Parma dalam lanjutan Serie A, Kamis 4 Maret 2021 (Jumat dini hari WIB). Inter Milan menang tipis 2-1.

Kemenangan ini sangat penting. Pasalnya, Inter semakin memperlebar keunggulan poin dari rival sekotanya di papan atas klasemen sementara Serie A. Inter masih memuncaki klasemen dengan torehan 59 poin dari 25 pertandingan.

Skuad besutan Antonio Conte unggul enam poin dari rival sekota, AC Milan yang menguntit di peringkat dua klasemen sementara. Sebelumnya, AC Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Udinese di San Siro.

Dua gol kemenangan Inter diborong Alexis Sanchez pada menit 54 dan 62. Sanchez berhasil memaksimalkan dua assist yang diberikan Romelu Lukaku. Sementara gol tuan rumah dicetak Hernani pada menit ke-71.

"Saya pemain dengan banyak pengalaman. Pelatih mempercayai saya dan itu bikin senang. Saya selalu ingin bermain dan berada di kondisi 100 persen," kata Alexis seperti dikutip Football Italia.

"Saya seperti singa yang terkurung, jadi semakin sering bermain itu membuat saya semakin membaik. Hal tersebut sudah terasa sejak awal bermain sepakbola," sambung Sanchez yang dua kali membawa Chile dua kali juara Copa America.

Ini menjadi gol keempat dan kelima Sanchez untuk Inter di Serie A musim ini dari 18 laga yang sudah dilakoni. Sanchez pun dianggap menjadi salah satu pemain kunci kebangkitan Inter dalam dua musim terakhir.

Pemain berusia 32 tahun bernama lengkap Alexis Alejandro Sánchez Sánchez ini dinobatkan sebagai pemain termahal Chile sepanjang masa saat dibeli Barcelona dari Udinese pada 2011 dengan nilai transfer €30 juta.

Pemain yang populer dijuluki "El Niño Maravilla" (Anak Ajaib) tersebut namanya mulai mencuat saat memperkuat Udinese (2006-2011). Dia mencetak 20 gol dari 95 laga. Inilah yang membuat Barcelona kepincut merekrutnya.

Bersama Barcelona, Sanchez mencetak 39 gol dari 88 laga. Sanzhez pun memiliki peran penting saat Barcelona meraih 6 trofi dalam rentang tiga tahun (2012-2014). Namun, Sanchez hanya bertahan tiga tahun di Barcelona.

Pada 2014, Sanchez dibeli Arsenal dengan harga £31,7 juta. Empat tahun bersama The Gunners, Sanchez mencetak 60 gol dari 122 pertandingan. Tiga trofi (2 Piala FA dan Community Shield) pun dikantongi Sanchez di raksasa London tersebut.

22 Januari 2018, kerjasama Sanchez dan Arsenal berakhir. Sanchez dibarter Arsenal dengan Manchester United yang menukarnya dengan Henrikh Mkhitaryan. Sayang Sanchez gagal mengulangi performa apiknya bersama Setan Merah.

Sanchez hanya mencetak 3 gol dari 32 pertandingan. Ini yang membuatnya dipinjamkan ke Inter pada musim 2019. Dan setahun berikutnya, Sanchez secara permanan bergabung ke Inter dengan gratis dan durasi kontrak 3 tahun.

"Halo penggemar Inter. Saya sangat, sangat senang bisa tinggal di sini bersama kalian," kata Sanchez menyapa fans Inter Milan saat pertama kali dipermanenkan sebagai pemain Inter pada 6 Agustus 2020.

"Saya mau tinggal di sini karena telah menemukan keluarga, staf dan semua orang yang ingin berjuang dan memenangkan sesuatu untuk klub ini," tambahnya Layak disimak, mampukan Sanchez bisa membantu Inter meraih gelar juara musim ini.