Amuk Jose Mourinho dan Pengakuan Arsenal Main Keren

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya begitu kalah dari Arsenal. Bermain di Emirates Stadium, Minggu malam WIB 14 Maret 2021 dalam lanjutan Premier League, The Lillywhites kalah 1-2.

Tottenham sempat unggul lebih dulu atas Arsenal ketika pertandingan memasuki menit 33. Tendangan cantik dari Erik Lamela membuat mereka unggul.

Namun di pengujung babak pertama Arsenal bisa menyamakan kedudukan. Martin Odegaard memaksa tim tamu mengakhiri 45 menit waktu pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Menurut Mourinho, skor imbang 1-1 tak membuat Tottenham dianggap bermain baik. Karena menurut dia Arsenal bisa lebih baik karena mendominasi jalannya pertandingan.

"Dua hal yang positif di babak pertama adalah gol yang luar biasa dan hasil 1-1 bukanlah cerminan yang adil dari babak pertama, di mana mereka mendominasi kami. Kami sangat buruk," kata Mourinho, dikutip dari Tribal Football.

Yang kemudian menjadi sasaran juru taktik asal Portugal itu adalah tidak maksimalnya pemain penting dalam tim. Bahkan dia menyebutkannya dengan analogi bersembunyi.

"Beberapa pemain penting bersembunyi. Saya bahkan tidak mengarah ke individu. Saya sama bersalahnya pada babak pertama, seperti para pemain," tuturnya.

Ketika para pemain seolah bersembunyi, Tottenham kehilangan intensitas dalam permainannya. Mereka sama sekali tak bisa memberi tekanan kepada tuan rumah.

"Orang-orang menyembunyikan diri. Tidak ada intensitas, tidak ada yang lewat dan bergerak. Kami buruk. Sesederhana itu," kata Mourinho.

Petaka bagi Tottenham hadir di babak kedua. Pada menit 64, Arsenal mendapatkan hadiah penalti dan Alexandre Lacazette sukses menuntaskan tugas dengan baik.

Upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan semakin sulit. Pada menit 75, Lamela diganjar kartu kuning kedua dan itu membuat Tottenham harus bermain dengan 10 orang.