Anak Albino Menginspirasi Jutaan Orang di China

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang anak perempuan di China sontak terkenal karena mengidap albino (kondisi kelainan pigmen kulit). Meski berbeda, namun anak perempuan itu mendapat sorotan dari jutaan pengguna media sosial China.

Sang, ibu anak perempuan pengidap albino mengungkap awalnya dia khawatir jika anaknya akan dijauhi dan mengalami diskriminasi karena kondisinya yang berbeda dari anak lainnya. Namun ketika Sang melihat anaknya diterima dan dapat bergaul dengan teman-teman sekelas dan guru TK-nya, dia merasa senang.

"Saya perhatikan bahwa semua orang menyukainya dan saya langsung lega," ujar Sang, dilansir South China Morning Post, Senin (26/9).

Sang juga mengungkap jika anaknya ingin pergi ke sekolah tiap hari karena dia senang. Anaknya pun menuntut untuk pergi ke sekolah bahkan ketika dia sakit.

"Dia terkena demam 38,5 derajat, jadi saya minta izin sakit. Tapi setelah dia melihat kakaknya pergi ke taman kanak-kanak, dia menangis," kata Sang.

Cerita putri Sang tersebar cepat di media sosial. Bahkan jutaan orang tergerak karena kisah itu.

Seseorang menulis "jika dia adalah putriku, saya akan mengatakan kepadanya bahwa dia adalah Elsa versi kehidupan nyata dalam film animasi Disney Frozen."

"Dia menggemaskan. Saya percaya teman sekolahnya ingin berteman dengannya," tulis lainnya.

Sebelumnya data resmi 2018 menunjukkan bahwa China memiliki 90.000 orang pengidap albino. Menurut laporan sciencedirect.com, setiap 1 dari 18.000 orang di China adalah pengidap albino.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]