Anak-anak Korban Kerusuhan Lampung Jalani Terapi

Liputan6.com, Lampung Selatan: Pascabentrokan antarwarga di Lampung Selatan, situasi mulai kondusif. Anak-anak korban kerusuhan menjalani terapi untuk memulihkan trauma kekerasan yang mereka alami. Terkait konflik itu, Kapolda Lampung Brigadir Jenderal (Pol) Jodie Rooseto yang awalnya akan menggantikan Irjen Putut sebagai Kapolda Jawa Barat, batal mendapat promosi jabatan.

Di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Polda Lampung, puluhan anak-anak korban bentrokan antarwarga di Lampung Selatan berkumpul. Anak-anak menjalani terapi dengan diajak bermain dan bernyanyi oleh para relawan. Hasilnya, mereka kembali ceria bergembira melupakan insiden kekerasan yang mereka lihat beberapa hari lalu. Tak hanya anak-anak, orangtua mereka yang ikut menyaksikan terapi juga ikut bergembira.

Kegiatan terapi kepada anak-anak korban kerusuhan ini akan terus dilakukan hingga mental anak-anak pulih dan stabil. Terkait konflik berdarah ini, semula Kapolda Lampung Brigjen Jodie Rooseto akan mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Jawa Barat. Namun berdasarkan SK Kapolri tertanggal 30 Oktober, Brigjen Jodie justru dimutasi sebagai Kepala Setukpa Lemdikpol.

Hingga saat ini, Polda Lampung mencatat konflik warga telah memakan 14 korban jiwa. Namun jumlah korban kemungkinan bertambah karena aparat masih melanjutkan penyisiran di lokasi kejadian. Perdamaian antara warga dua desa yang bertikai juga terus diupayakan demi terciptanya suasana yang kondusif di dua desa tersebut, termasuk membaiknya kondisi anak-anak yang tengah manjalani terapi tersebut. (FRD)