Anak asli Papua dilatih instalasi infrastruktur telekomunikasi

Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat akan memberikan pelatihan infrastruktur telekomunikasi bagi anak-anak asli Papua di wilayah itu.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon kepada ANTARA di Jayapura, Sabtu, mengatakan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT. Infrastruktur Bisnis Sejahtera atau IBS untuk memberikan pelatihan instalasi perangkat Base Transceiver Station (BTS) yang kini sedang dikerjakan di '"Bumi Kenembai Umbai".

Dia menjelaskan peserta yang ikut pada pelatihan telekomunikasi merupakan anak-anak yang berada di kampung di Kabupaten Jayapura.

"Jadi kami akan siapkan sebanyak 20 hingga 25 anak-anak Papua untuk ikut pelatihan telekomunikasi oleh IBS," katanya.

Dengan demikian pihaknya berharap anak-anak Papua yang berada di kampung dapat terlibat dalam pelatihan komunikasi yang direncanakan akan berlangsung awal Juni 2022.

"Kami rencanakan awal Juni atau pada Juli 2022 kami sudah mulai dengan pelatihan telekomunikasi," ujarnya.

Sebanyak 3.409 menara seluler BTS akan di bangun di Papua, sedangkan untuk di Kabupaten Jayapura terdapat 121 titik.

Dari jumlah 3.409 tersebut terdapat menara seluler BTS 4G sebanyak 2.765 di mana akan dikerjakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dibantu dua mitra kerja yakni konsorsium dari Huwaei dan ZTE, demikian Gustaf Griapon .

Baca juga: Wapres berharap manfaat percepatan pembangunan dinikmati OAP

Baca juga: Dewan Adat Biak: Buka lapangan kerja baru anak Orang Asli Papua

Baca juga: Satgas TNI ajar baca tulis anak-anak asli Papua di perbatasan

Baca juga: Menteri Agama berikan beasiswa bagi 253 anak asli Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel