Anak Buah Mayjen TNI Dudung Perketat 8 Dermaga Kepulauan Seribu

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga saat ini terus berupaya memerangi penyebaran wabah COVID-19 di tengah masyarakat. Tak terkecuali di kawasan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman sebagai penanggungjawab Satgas COVID-19 telah memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk turun ke lapangan langsung melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan guna menekan angka penularan COVID-19 di wilayah Ibukota Jakarta.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh personel TNI dibawah komando Kodam Jaya/Jayakarta adalah memperketat delapan dermaga yang menjadi lalu lintas atau pintu masuk wilayah Kepulauan Seribu.

Danramil 04/KS Mayor Inf Ali Anwar Faola menyatakan, pihaknya telah mengerahkan personel Babinsa untuk melaksanakan pemantauan dan pengetatan di masing-masing pintu keluar masuk wilayah Kepulauan Seribu tersebut.

"Ada 8 dermaga yang kita lakukan penyekatan secara ketat di antaranya, Dermaga Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang dan Pulau Untung Jawa, hal ini sebagai upaya antisipasi penyebaran virus COVID-19 yang semakin hari menunjukkan tingkat lonjakan yang cukup tinggi," Kata Mayor Inf Ali Anwar Faola saat berada di Dermaga Marina Ancol, Jum'at, 8 Januari 2021.

Dia menambahkan, Prokes ketat di masing masing dermaga yang ada di kepulauan seribu sudah berjalan sesuai dengan Protap Kesehatan, namun yang tak kalah pentingnya adalah pengawasan di beberapa dermaga sebagai pintu gerbang keluar masuk dan keluar menuju kepulauan seribu, salah satunya dermaga Marina Ancol

Dermaga Marina Ancol menjadi salah satu yang kita awasi, hampir tiap hari Babinsa Koramil 04/KS karena aktivitas masyarakat yang akan berangkat menuju perairan Kepulauan Seribu menggunakan transportasi laut Sea leader marine (Kapal Predator) melalui dermaga itu cukup padat.

"Tahapan Prokes harus dilakukan sejak diruang tunggu, cek suhu tubuh saat menuju kapal dan setelah masuk dalam kapal, dan kegiatan ini selalu diawasi oleh Babinsa untuk meyakinkan semua tahapan berjalan dengan baik," ujarnya.

Lebih jauh dia katakan, jika pihaknya menemukan adanya pelanggaran akan di koordinasikan dengan pihak satpol PP sebagai penegak Peraturan daerah (Perda).

"Tentu kita berharap apa yang kita lakukan ini akan membawa kebaikan bagi masyarakat agar terhindar dari virus COVID-19. Dan tentunya hal ini harus diikuti oleh kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Untuk diketahui, jumlah kasus positif COVID-19 secara nasional semakin hari kian memprihatinkan. Data Satgas Pusat Penanggulangan COVID-19 menyebutkan per hari ini, Jum'at, 8 Januari 2021 pukul 12.00 wib, jumlah pasien terindentifikasi positif COVID-19 secara nasional meningkat hingga 10.617 pasien. Angka itu merupakan jumlah tertinggi dari hari-hari sebelumnya.

Sementara untuk di DKI Jakarta sendiri, jumlah pasien COVID-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 200.658 kasus positif, dengan jumlah pasien yang sembuh mencapai 179.417 pasien, dan yang meninggal dunia hingga hari ini mencapai 3.427 pasien.

Baca juga: Panglima TNI Kunjungi Markas Pasukan Penggempur Teroris Poso, Ada Apa?