Anak Buah Ungkap Juliari Pernah ‘Titip Amplop’ untuk Ketua PDIP Kendal

Mohammad Arief Hidayat, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Staf Ahli mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara, Kukuh Ari Wibowo, mengaku pernah dititipi amplop oleh Juliari untuk diberikan kepada Ketua PDIP Kendal Akhmat Suyuti.

Kukuh mengungkapkan itu saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap pengadaan bansos bagi warga terdampak pandemi COVID-19 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Kukuh dijadikan saksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

Dalam kesaksiannya, Kukuh menjelaskan, dia dipanggil oleh Juliari dua minggu sebelum Juliari kunjungan di Semarang. "Jadi dua minggu sebelum acara di Semarang, saya dipanggil oleh Pak Menteri dan mengatakan ke saya, ‘Nanti di Semarang akan ada saya titip’. Jadi itu dua minggu sebelum acara di Semarang.”

Saat itu Juliari tak menjelaskan detail maksud pernyataannya. Tetapi satu hari menjelang kunjungan ke Semarang, kata Kukuh, Juliari baru memberitahukan kepadanya. Kukuh mengatakan Juliari memintanya untuk mengambil sebuah amplop di kediaman Juliari.

Namun Kukuh mengaku tak tahu isi amplop yang dititipkan kepadanya untuk Akhmat Suyuti. Dia hanya menyebut saat itu Juliari menyerahkan langsung amplop kepadanya.

Kukuh menyebut, amplop berwarna putih dengan map itu dia berikan kepada Akhmat Suyuti di sebuah hotel di Semarang.

Suyuti sempat diperiksa okeh KPK pada 19 Februari 2021. Dia juga sudah mengembalikan uang yang dia terima dari Juliari usai pemeriksaan. KPK menduga uang itu berasal dari suap atau fee dari para vendor bansos.