Anak Demam Hingga Kejang? Jangan Panik, Simak Penanganannya

Dian Lestari Ningsih, teknisiblogger
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kejang demam itu sebenarnya adalah cetusan kejang yang terjadi hanya saat terjadi demam pada anak. Tidak semua anak mengalaminya. Hanya sekitar 25% anak yang memang berisiko mengalami kejang demam, bisa saat demam di atas 38,4 C, tapi lebih sering pada suhu yang lebih tinggi dari 39 C.

Bagaimana cara untuk mencegah kejang demam pada anak? Jika anak kita pernah mengalami kejang, kita harus selalu memerhatikan pada suhu berapa kejang biasa terjadi. Lalu, di rumah maupun di perjalanan jauh, siapkan selalu 'perlengkapan antisipasi sakit atau demam.

Mulai sediakan thermometer, obat penurun panas, dan obat penangkal kejang melalui dubur. Jadi begitu anak demam, pastikan suhunya dengan thermometer dan segera beri obat demam sebelum terjadi kejang.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kejang demam pada anak ?

1. Tetap tenang dan jangan panik

2. Kendorkan pakaian yang ketat terutama di daerah leher

3. Bila anak tidak sadar, posisikan anak terlentang dengan kepala miring. bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung dan jauhkan benda2 berbahaya di sekitar anak

4. Walaupun kemungkinan lidah tergigit, jangan masukkan sesuatu ke dalam mulut

5. Berikan diazepam rektal. obat ini adalah penangkal kejang yang sudah diresepkan dan dijelaskan penggunaannya oleh dokter

6. Tetap bersama anak selama kejang sambil perhatikan lama dan bentuk kejang

7. Jika suhu masih tinggi berikan obat demam juga melalui dubur

8. Bawa ke RS jika kejang berlangsung 5 menit atau lebih

Ada sebuah kasus tentang orang tua yang memberikan minun kopi kepada anak yang terkena kejang demam.

SUMBER ASLI