Anak Kandang Farm, Wisata Ternak Besutan Pilot-pilot Tempur TNI AL

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda punya wisata ternak. Namanya Anak Kandang Farm. Berlokasi di kompleks perumahan Puspenerbal di Jalan Pulungan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pengelolaan wisata ternak itu melibatkan prajurit dan tenaga profesional. Masyarakat juga diajak.

Anak Kandang Farm berlokasi tepat di lahan yang juga dibuka sebagai bumi perkemahan. Kendati berada di area perumahan dinas, namun lokasinya agak jauh dari hunian. Akses ke Anak Kandang Farm bisa melalui dua pintu: pintu utama kompleks Puspenerbal yang tak jauh dari Terminal 2 Bandara Juanda, atau masuk dari perkampungan di Sedati.

Di Anak Kandang Farm, puluhan kambing dari berbagai jenis dipelihara. Pengamatan VIVA di lokasi, semuanya tampak sehat.

"Semua prajurit terlibat (pada pengelolaan Anak Kandang Farm), seperti pakan, untuk proses pemeliharaan hewan ternak kami melibatkan profesional, ada dokter, insinyur," kata Komandan Puspenerbal Marsekal Muda TNI Edwin saat peresmian Anak Kandang Farm pada Minggu, 17 Januari 2021.

Baca: Aplikasi Karya Anak Bangsa, SmarTernak Bisa Pantau Hewan yang Sakit

Ia menjelaskan, peternakan di Anak Kandang Farm sudah menggunakan metode ternak modern, sehingga pemilik kambing bisa memantau secara online kondisi hewannya. Proses perawatan dan kembang biak yang mudah diharapkan bisa berkontribusi untuk program ketahanan pangan, baik di Jawa Timur maupun nasional.

"Karena dua tahun tiga kali kambing ini melahirkan kambing sehingga siklus ini menjadi peluang untuk kita kembangkan. Prajurit di masa dinasnya kita bekali dengan pengalaman dan pengetahuan. Ini dari prajurit untuk prajurit, diharapkan nantinya bisa berkontribusi dalam Jatim maupun nasional," tandas Edwin.

Lokasi Anak Kandang Farm dikelilingi sawah-sawah. Dengan begitu, wisata edukasi itu juga tidak hanya menyuguhkan teknik-teknik beternak kepada pengunjung, tapi juga bertani.

"Lahan sawah yang dikemas untuk para generasi muda bisa memahami proses bagaimana saat dimulainya menanam hingga panen sampai prosesnya menjadi beras," ujar Edwin.

Anak Kandang Farm dibuka untuk umum. Sasaran pengunjung tidak hanya anak-anak, tapi juga dewasa. Diharapkan, destinasi wisata itu bisa menjadi wahana edukatif kepada masyarakat.

"Insya Allah juga kita membuka kursus peternak kambing untuk umum selain prajurit kita. Ada sarana prasarana bisa kita optimalkan untuk kepentingan bersama," ucap Edwin.

Owner Anak Kandang Farm, Tony Susanto, menuturkan bahwa kambing yang dipelihara di sana tidak hanya milik prajurit TNI AL, tapi juga milik masyarakat. Dengan begitu, jargon TNI bersatu bersama rakyat bisa terwujud.

"Siapa saja bisa jadi peternak tanpa mereka punya ilmu waktu dan lahan. Sambil berjalan mereka belajar jadi peternak. Sehingga masa tuanya bisa jadi peternak. Jadi, nantinya akan dititipkan dulu," katanya.