Anak Menlu pimpin Bank Aladin Syariah

·Bacaan 1 menit

Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk Dyota Mahottama Marsudi yang baru saja dinyatakan efektif sebagai nahkoda baru bank digital syariah pertama di Indonesia itu mengatakan akan terus mendukung pengembangan inklusi keuangan di Tanah Air.

Anak Menteri Luar Negeri Retno Marsudi itu menyampaikan bahwa Bank Aladin Syariah akan memberi layanan perbankan syariah ke seluruh penjuru Indonesia.

"Teknologi digital yang kami akan miliki memungkinkan masyarakat Indonesia mengakses layanan perbankan syariah di mana saja dengan mudahnya, serta mendukung inklusi keuangan di Indonesia," ujar Dyota dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memutuskan Dyota Mahottama Marsudi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk, menyusul Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-166/D.03/2021 tertanggal 11 November 2021.

Baca juga: KNEKS nilai prospek bank digital syariah menjanjikan

Dyota menegaskan emiten berkode saham BANK itu juga berkomitmen untuk memberikan layanan digital syariah terbaik serta memajukan ekonomi digital syariah dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Dyota sebelumnya menjabat sebagai Senior Executive Director Vertex Ventures, perusahaan modal ventura yang berbasis di Singapura, sejak 2018 lalu. Ia juga merupakan co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) perusahaan rintisan Happy5 yang bergerak di bidang Software-as-a-Service (SaaS) pada 2016 hingga 2018.

Selain Dyota, Firdila Sari juga telah mendapatkan Surat Keputusan Anggota Komisioner Nomor KEP-167/D.03/2021 tertanggal 11 November 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK untuk menjadi Direktur Digital Banking PT Bank Aladin Syariah Tbk .

Dengan hasil tersebut, perseroan pun kian optimis dalam melangkah dan mencapai kinerja yang optimal serta dapat mewujudkan sebagai solusi keuangan syariah generasi baru di Indonesia.

Baca juga: Bank Aladin Syariah-BPKH kolaborasi dorong digitalisasi pelayanan haji

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel