Anak Semata Wayang Peltu Suparno Dapat Santunan Jasa Raharja

Merdeka.com - Merdeka.com - Peltu Suparno dan istri menjadi korban kecelakaan Cibubur, Jakarta, Senin (18/7). Dua korban meninggalkan satu anak semata wayangnya, Apriano Agus Sadewo (22).

Jasa Raharja menyambangi rumah Peltu Suparno. Mereka memberikan santunan langsung kepada ahli waris, Apriano.

"Kami atas nama Jasa Raharja ada kewajiban melindungi seluruh korban kecelakaan lalu lintas darat, laut, dan udara," ungkap Dewi Aryani Suzana selaku Direktur Operasional Jasa Raharja di rumah duka Peltu Suparno di Jonggol, Bogor, Selasa (19/7).

Dewi memberikan langsung santunan kepada Apriano sebagai ahli waris. Putra tunggal Peltu Suparno dan istri.

"Kami mendapatkan amanah dari negara untuk memberikan santunan kepada pihak korban sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah," kata Dewi sambil memberikan dana santunan ke Apriano.

Dewi mengatakan, pihaknya juga memberikan jaminan kepada korban yang luka-luka yang saat ini sedang dirawat. "Dan yang luka-luka kami berikan jaminan di rumah sakit maksimal Rp20 juta," tambahnya

Pihaknya juga turut berbela sungkawa atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk Pertamina dengan pengendara lain.

"Kami atas nama Jasa Raharja mengucapkan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi semalam, tercatat di data kami ada 10 orang meninggal dan empat orang luka-luka.

Sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan truk BBM pertamina bernomor polisi B 9598 BEH menewaskan 11 orang. Kejadian tersebut terjadi jalan Alternatif Cibubur, Senin (18/7) pukul 15.30 WIB.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman menerangkan, truk Pertamina itu melaju dari arah Cibubur menuju Cileungsi, di lokasi yang kondisi jalannya menurun. "Kondisi jalan menurun dan di TKP ada lampu merah, ada kendaraan yang sudah berhenti," kata Kombes Latif Usman.

Informasi yang dihimpun, truk Pertamina itu mengalami rem blong saat berada di jalan menurun, hingga sopir tak mampu menghentikan laju kendaraannya. Sementara di depannya terdapat pengendara lain yang sedang menunggu lampu merah. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel