Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja Lulusan D3, Buruan Daftar!

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anak usaha PT Kimia Farma Tbk, kembali buka lowongan kerja. Kesempatan ini datang dari PT Kimia Farma Diagnostika, yang membuka lowongan bagi fresh graduate lulusan D3 dan bersedia ditempatkan di Mamuju.

Melansir dari situs resminya, rekrutmen.kimiafarma.co.id, Kamis (3/5/2021) posisi yang dibuka Kimia Farma Diagnostika adalah Analis Teknologi Laboratorium Medik.

Sebagai informasi, Kimia Farma Diagnostika merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pelayanan laboratorium klinik terbaik di Indonesia, dan telah memiliki klinik serta laboratorium sebanyak 450 tersebar di seluruh Indonesia.

Berikut adalah kode dan kualifikasi yang harus dipenuhi pelamar pada lowongan Kimia Farma Diagnostika:

Kode: 117/AM/05/2021

Kualifikasi

- Laki-laki dan perempuan

- Pendidikan minimal D3 Analisis Kesehatan

- Usia maksimal 28 tahun

- Memiliki STR

- Jujur, berintegritas, kreatif, dan komunikatif

- Mampu mengoperasikan Microsoft office

- Mampu bekerja dalam tim

- Penempatan untuk laboratorium Kimia Farma Mamuju

Bagi pelamar yang berminat untuk melamar, dapat mendaftar melalui https://rekrutmen.kimiafarma.co.id/vacancy/detail/117. Batas akhir pendaftaran 4 Juni 2021.

Dicatat ya, seluruh proses rekrutmen tidak memungut biaya apapun, serta tidak bekerjasama dengan travel agent manapun. Informasi resmi hanya melalui website resmi Kimia Farma.

Reporter: Anisa Aulia

Imbas Kasus Antigen Bekas, Seluruh Laboratorium Kimia Farma Diaudit

(foto: Liputan6.com)
(foto: Liputan6.com)

Sebelumnya, Kementerian BUMN memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD) sebagai tindak lanjut atas kasus antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu beberapa waktu lalu.

Menteri BUMN Erick Thohir telah mengeluarkan surat pemecatan pada seluruh direksi. Seluruh laboratorium di Kimia Farma juga diaudit untuk mencegah hal yang sama terulang.

"Saat ini, auditor independen sedang bekerja juga untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma," ujar Erick dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Erick menegaskan, apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius. Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, maka langkah tegas harus diambil.

"Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick.

Erick menegaskan seluruh BUMN terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan core value yang dicanangkan, yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Apa yang terjadi di kasus Kualanamu dinilai bertentangan dengan core value tersebut.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," kata Menteri BUMN.

Kelemahan Sistem

Erick pun menjelaskan, ada kelemahan secara sistem yang membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat.

Menurut Erick, sebagai perusahaan layanan kesehatan rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untukmengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untukkepentingan masyarakat," kata Erick.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: