Anak Usaha Telkom Bantu UMKM di Bekas Provinsi Indonesia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 yang melanda dunia belum berakhir hingga saat ini. Banyak negara terus mengetatkan aktivitas warganya di luar dengan menerapkan lockdown. Terkait masih adanya pandemi, Pemerintah Timor Leste mengeluarkam kebijakan State Emergency. Apakah itu?

Yakni, seluruh kegiatan perekonomian dan bisnis harus dilakukan dari rumah, sehingga pergerakan masyarakat menjadi sangat terbatas yang tentu saja sangat mempengaruhi sektor bisnis terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bekas provinsi Indonesia tersebut.

Menanggapi situasi ini, Telkomcel, yang merupakan bagian dari Telkom Group, berinisiatif mengeluarkan MyFood, fitur yang memfasilitasi restoran-restoran kecil dan menengah di Dili ibu kota Timor Leste untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digital pertamanya.

Telkomcel, operator telekomunikasi anak perusahaan dari Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) milik Telkom Group, melihat bahwa Timor Leste merupakan negara yang sudah semakin berkembang dan memiliki generasi milenial sangat aktif dalam memanfaatkan teknologi.

Dengan begitu, MyFood bisa menjadi suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu menggerakkan roda perekonomian di masa State Emergency. Kepala Eksekutif Telkomcel, Yogi Rizkian Bahar, mengatakan MyFood merupakan pengembangan fitur dari MyTimor khusus untuk membangun UMKM, terutama restoran di masa pandemi COVID-19.

"Kami sudah menghadirkan MyTimor yang merupakan aplikasi motor dan taksi online untuk mengantar orang serta mengirimkan barang/paket. Itu yang pertama di Timor Leste sejak awal bulan Desember 2020. Dengan adanya MyFood, maka bisa juga mengantar makanan dan minuman ke depan pintu rumah pelanggan,” ungkapnya, Minggu, 20 Juni 2021.

Sejak hadir, aplikasi MyTimor mengalami pertumbuhan yang pesat, di mana secara total mengalami pertumbuhan sebesar 80,3 persen. MyTimor bekerja sama dengan agen transportasi lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang ingin menjadi mitra pengemudi (driver) motor maupun taksi.

"Sampai saat ini rata-rata pertumbuhan jumlah driver mencapai 17 persen," jelas Yogi. Aplikasi MyTimor memiliki fitur MyFood yang memfasilitasi restoran-restoran di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digital, serta memudahkan para pelanggan untuk melakukan pemesanan makanan dari mana pun dan kapan pun.

“Hadirnya MyFood merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial Telkomcel bagi masyarakat Timor Leste, terutama UMKM. Karena, menurut data dan penelitian membuktikan bahwa pengembangan UMKM sebagai motor ekonomi rakyat sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional,” tutur dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel