Anak Usaha Waskita Karya Jual 55 Persen Saham Tol Cibitung-Cilincing kepada PT API

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) divestasi kepemilikan saham Jalan Tol Cibitung-Cilincing. Dengan demikian, langkah anak usaha Waskita Karya tersebut dapat menekan beban utang perseroan.

Anak usaha Waskita Karya, Waskita Toll Road teken perjanjian jual beli bersyarat (PPJB) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) pada Rabu, 21 Juli 2021. CTP merupakan pemegang konsesi atas jalan tol Cibitung-Cilincing.

Direktur Utama Waskita Toll Road Septiawan Andri Purwanto menuturkan, dana yang diterima dari hasil divestasi ini bakal digunakan untuk mendukung proses bisnis WTR. Pihaknya masih harus memenuhi persyaratan dan ketentuan.

"Kami masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan dengan mematuhi ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan Akta Jual beli (AJB) antara kami dengan PT API,” kata Setiawan dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).

WTR dan PT API sepakat mengalihkan 55 persen saham WTR pada CTP dengan skema jual beli senilai Rp 2,49 triliun. WTR memiliki 55 persen saham pada CTP, sedangkan PT API mengenggam 45 persen saham pada CTP.

Divestasi dan transaksi diselesaikan, PT API akan menjadi pemegang saham atas keseluruhan CTP. PT API adalah anak usaha dari PT Pengembangan Pelabuhan Indonesia dan PT Pelabuhan Tanjung Priok serta dalam bidang penyediaan jalan akses khusus dan jalan tol kepelabuhan dan fasilitas pendukungnya.

Waskita Karya menggunakan skema asset recycling, antara lain investmentconstructiondivestment untuk genjot kinerja usaha. Hal ini sebagai bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional.

Turunkan Utang

Gedung PT Waskita Karya (Persero) Tbk (dok: WSKT)
Gedung PT Waskita Karya (Persero) Tbk (dok: WSKT)

PT Waskita Karya Tbk akan menurunkan utang melalui dekonsolidasi hingga Rp 5 triliun. Waskita Karya telah divestasi atas empat ruas jalan tol dari sembilan ruas jalan tol yang ditargetkan untuk dilepas kepada investor pada 2021.

Waskita Karya telah divestasi atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) kepada Kings Rings Ltd pada April 2021. Kemudian pada Juni 2021, Waskita juga telah divestasi atas 40 persen kepemilikan saham WTR pada PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) serta divestasi atas 35 persen saham WTR pada PT Cinere Serpong Jaya (CSJ).

Divestasi kepemilikan WTR pada JSB dilakukan dengan dua skema, yaitu melalui melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), serta melalui konversi saham (share swap), masing[1]masing atas 20 persen kepemilikan WTR pada JSB.

Sedangkan divestasi pada CSJ dilakukan seluruhnya melalui mekanisme share swap. Kesuksesan Waskita dalam melakukan divestasi ini membuktikan minat para investor untuk melakukan investasi pada konsesi jalan tol Waskita masih sangat tinggi.

Presiden Direktur Waskita Karya, Destiawan Soewardjono menuturkan, divestasi dan program penyehatan keuangan lainnya akan mendorong perbaikan kondisi keuangan Waskita. Dengan demikian dapat memberikan dampak yang positif terhadap kinerja perseroan ke depan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel