Analisis Polisi soal Penyebab Kecelakaan Truk di Bekasi yang Menewaskan 10 Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kecelakaan truk trailer yang menabrak tiang telekomunikasi dan menimpa mobil pikap serta halte SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Rabu (31/8). Peristiwa itu menewaskan 10 orang dengan korban di antaranya tujuh di antaranya siswa SD.

Polisi akan melakukan penyelidikan dengan mengukur kecepatan dan kapasitas truk trailer terlibat kecelakaan tersebut. Polisi enggan berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan lantaran proses penyelidikan masih berjalan.

"Kami evaluasi penyebab kecelakaan. Kita ukur berapa muatannya, dan berapa kecepatan kendaraan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman di lokasi, Rabu (31/8).

Menurut Latif, kecil kemungkinan kecelakaan diakibatkan karena rem kendaraan mengalami blong. Sebab kondisi ruas jalan yang mendatar.

"Sedang kami lakukan penyelidikan, karena juga kalau rem blong jalan cukup datar," ujar dia.

Latif menambahkan, hasil pemeriksaan sementara kecelakaan itu diduga akibat sopir memacu kendaraan dengan kecepatannya tinggi. Adapun kecepataan saat itu masih di atas 60 kilometer per jam.

"Ini masih kita duga. Kita hanya melihat di TKP bahwa letak personeling ada di gigi 3. Lebih lanjut, akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]