Anang Hermansyah Ingin jadi Tukang Parkir, Pendapatannya Bisa Rp 40 Juta Perhari

Liputan6.com, Jakarta Musisi Anang Hermansyah kaget saat mengunjungi toko Ajik yang menjual oleh-oleh khas Bali. Saat ini, Ajik memiliki 8 outlet Krisna toko oleh-oleh khas Bali yang berada di Pulau Dewata. Sementara di seluruh Indonesia total ada lebih dari 30 outlet yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Musisi Anang Hermansyah sempat mengunjungi toko oleh-oleh Krisna milik Ajik. Anang mengaku terkejut saat mengetahui pendapatan dari parkir saja di salah satu toko oleh-oleh milik Ajik bisa mencapai Rp40 juta per hari.

Anang Hermansyah pun mengaku ingin membuka usaha parkir di tempat Ajik. Seperti apa ceritanya, berikut seperti dilansir dari Merdeka.com.

 

Rp 40 Juta Sehari

Anang sebagai salah satu pentolan grup tersebut, tak mau usianya sebagai penghalang untuk terus berkarya. Apalagi banyak band senior seperti Slank, God Bless, Padi hingga kini masih eksis. Begitu juga dengan grup Kidnap Katrina. (Adrian Putra/Bintang.com)

Anang Hermansyah terkejut saat mengetahui pendapatan dari parkir di salah satu toko oleh-oleh Krisna milik Ajik. Dalam sehari pendapatan parkir bisa mencapai Rp40 juta.

"Parkirnya di sini lumayan. Gimana dia (Ajik) nggak kaya, sehari Rp 40 juta. Kalau Jumat, Sabtu, Minggu," kata Anang saat menyamar menjadi tukang parkir di toko Ajik.

 

Ramai Pengunjung

Anang Hermansyah. (Adrian Putra/Fimela.com)

Toko oleh-oleh Krisna milik Ajik menjadi salah satu toko yang banyak didatangi oleh pengunjung. Mereka merupakan wisatawan yang sedang berlibur di Bali.

Anang pun tahu betul saat dirinya menyamar menjadi tukang parkir di toko milik Ajik. Mobil banyak keluar masuk ke toko Ajik yang datang silih berganti.

 

Tertarik Jadi Tukang Parkir

Dengan pendapatan yang sangat besar, Anang pun mengaku tertarik untuk membuka usaha parkir di toko Ajik.

"Jik udah gue usaha parkir lo aja dah dapat Rp40 juta sehari," kata Anang kepada Ajik.

 

Menyamar Jadi Tukang Parkir

Anang mengatakan jika aksinya menjadi tukang parkir ini merupakan social experiment. Dia ingin melihat respons pengunjung apakah mengenali dirinya atau tidak.

Anang pun mendandani dirinya seperti tukang parkir. Anang tampak mengenakan kaus biru bertuliskan parkir. Tak lupa dia membawa sebuah tas tas pinggang . Untuk menyamarkan penampilannya Anang mengenakan kupluk serta kacamata.

 

Dapat Uang Banyak

Dari hasil menjadi tukang parkir di tempat usaha Ajik, Anang mendapatkan uang yang didapatnya. Tampak uang pecahan Rp2 ribu memenuhi isi tasnya.

"Lumayan. Tapi tadi ada yang satu tahu dia aduh ada yang ngenalin," kata Anang.