ANAS tuntut KPK usut dugaan penggelapan pajak SBY

MERDEKA.COM. Puluhan orang menamakan diri mereka ANAS (Aliansi Anti SBY) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka meminta KPK segera mengusut dugaan korupsi pajak dilakukan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Rombongan ANAS tiba di KPK pukul 12.45 WIB. Kelompok itu berjumlah kurang dari 100 orang. Mereka meneriakkan yel-yel dan slogan meminta lembaga anti rasuah itu segera mengusut dugaan penggelapan pajak dilakukan SBY dan keluarga.

"Jika KPK tidak berani mengusut hal itu, maka berarti KPK pengecut !," kata seorang orator bernama Roni saat berunjuk rasa di Jakarta, Rabu (13/2).

Rombongan itu cuma bertahan sekitar 15 sampai 20 menit, berorasi di bawah terik matahari. Setelah itu mereka membubarkan diri secara teratur.

Soal dugaan penggelapan pajak ini, beberapa waktu lalu SBY pernah membantahnya. Menurut SBY, selama ini ia dan keluarganya patuh membayar pajak.

Sebelumnya, rombongan pengunjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa Penyelamat Blok Mahakam dan Aliansi Rakyat Kalimantan Timur untuk Blok Mahakam, juga menyampaikan pendapat mereka di depan KPK. Mereka menuntut KPK mengusut dugaan persekongkolan rencana perpanjangan pengelolaan Blok Mahakam oleh Menteri ESDM Jero Wacik, Wakil Menteri ESDM Susilo Wiroutomo, dan Kepala Satuan Kerja Minyak dan Gas Rudi Rubiandini.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.