Ancam Bakar Rumah, Ayah Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangkap pria berinisial F (38), warga Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (24/7). Pekerja serabutan itu tega puluhan kali memperkosa anak kandungnya sendiri selama 7 tahun sejak korban berusia 9 tahun.

Kasus itu terbongkar setelah korban kembali diperkosa sang ayah, Rabu (22/7) lalu. Usai kejadian korban berhasil kabur dari rumah dan mengadu ke neneknya.

"Dari laporan kejadian itu pelaku ditangkap tim Reskrim Polsek Samarinda Kota di rumahnya. Jadi, korban ini anak kandung pelaku sendiri," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di kantornya Jalan Slamet Riyadi, Senin (25/7).

Ary menerangkan, dari keterangan pelaku F kepada penyidik dia memperkosa putrinya sendiri sejak usia 9 tahun hingga saat ini korban berusia 16 tahun.

"Korban masih bersekolah. Perbuatan itu dilakukan bapaknya di dalam rumahnya sendiri. Ada sekitar 20 kali melakukan itu kepada anaknya," ujar Ary.

Perbuatan itu menurut Ary bukan tanpa ancaman kekerasan. Mulai dari ancaman pembunuhan, pemukulan hingga mengancam akan membakar rumah.

"Ancaman itu kepada korban dan ibu kandung korban, istri pelaku sendiri. Kita akan mintakan laporan juga terkait kemungkinan adanya kekerasan dalam rumah tangga," terang Ary.

"Jadi korban bercerita kepada ibunya tentang perbuatan bapaknya itu. Tapi ibunya juga diancam pelaku. Motif pelaku hanya kepengen saja," jelas Ary.

"(Ancaman) lainnya, saya bilang kalau tidak dipenuhi (menyetubuhi putrinya), saya akan cerai dengan Ibu. Siapa yang hidupi keluarga kalau cerai? Iya Pak saya khilaf," kilah pelaku merespons pertanyaan wartawan.

Tersangka dijerat UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel