Ancaman AKP Arnold ke Pembakar Pria di Cengkareng

Siti Ruqoyah, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVAPolisi mengimbau R yang merupakan pembakar pria di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, untuk menyerahkan diri. R diketahui melarikan diri setelah membakar Mulyono (40) tetangganya hidup-hidup sepulang kerja. Akibatnya, Mulyono meninggal dunia setelah dilakukan perawatan di rumah sakit.

"Kami mengimbau pelaku segera menyerahkan diri, sebelum kami lakukan tindakan kepolisian," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Arnold, kepada media, dikutip Minggu 4 Maret 2021.

Arnold mengaku pihaknya telah menyampaikan hal itu kepada keluarga pelaku, saat penyidik mendatangi rumah dan menemui istrinya. Sang istri juga telah diperiksa oleh pihak polisi, guna mencari tahu keberadaan R.

Meskipun istrinya tersebut tidak mengetahui di mana suaminya berada karena pelaku sama sekali tidak meninggalkan pesan.

Diketahui, tindakan pembakaran yang dilakukan R kepada Mulyono itu terjadi di Jalan Bangun Nusa, Gang Mushola, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, sekitar pukul 23.00 WIB pada Selasa 29 Maret 2021 kemarin.

Saat itu korban baru pulang dari kantor, di mana tiba-tiba pelaku menyiramkan bensin ke tubuhnya saat sampai di depan rumah.

Pelaku kemudian menyalakan korek api dan melemparkannya ke baju korban, dan api pun langsung membesar dan membakar tubuh korban sehingga mengalami luka bakar pada bagian badan, tangan, kaki, dan paha.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit dan sempat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng. Hingga kemudian M dinyatakan meninggal pada Rabu, 31 Maret 2021.