Ancaman Sadis Guardiola Pasca ManCity Tumbang di Final Liga Champions

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kekecewaan terlihat dari raut wajah manajer Manchester City, Pep Guardiola, setelah tumbang dari Chelsea di final Liga Champions. Dia melontarkan ancaman sadis kepada para rivalnya usai hasil ini.

The Citizens harus menerima kenyataan pahit gagal merengkuh trofi Liga Champions di kesempatan final pertamanya sepanjang sejarah klub. Sergio Aguero cs tumbang dengan skor 0-1 dalam duel di Estadio do Dragao, Portugal, dini hari tadi.

Kendati demikian, Guardiola tak lantas meratapi kekalahan ini. Dia yakin ke depannya ManCity bakal jadi tim yang jauh lebih kuat dan menyaingi klub lain yang memiliki sejarah kuat di Eropa.

Namun, untuk saat ini dia akan terlebih dulu berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarganya agar pikirannya kembali segar sebelum memulai kembali petualangan di kompetisi musim depan.

"Saya ingin pulang bersama keluarga sya. Ini sudah sangat lama sejak terakhir saya melihat mereka langsung," kata manajer asal Spanyol dikutip situs resmi UEFA.

"Setelahnya, saya akan segera kembali ke klub. Tim ini akan jadi tim terbaik di dunia dalam waktu beberapa tahun ke depan," tegasnya.

Lebih lanjut, eks bos Bayern Munich itu merasakan sedikit penyesalan kembali gagal merebut trofi 'Si Kuping Besar' yang sejauh ini hanya bisa diraihnya bersama Barcelona pada 2009 silam.

"Keputusannya adalah selalu memenangkan pertandingan. Mereka adalah tim yang bagus tapi kami bisa bersaing dengan sempurna melawan mereka," tutur Guardiola.

"Di babak kedua, kami sebenarnya pantas mendapat satu gol tapi kami gagal mewujudkannya," lanjut dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel