Ancaman UEFA Jika Ronaldo Berani Geser Coca-Cola Lagi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Aksi geser botol produk minuman sponsor bikin heboh perhelatan Euro 2020. Tercatat setidaknya ada tiga pemain melakukan hal tersebut.

Dimulai dengan Cristiano Ronaldo yang menyingkirkan dua botol Coca-Cola di menja konfrensi pers. Hal serupa lalu dilakukan oleh Paul Pogba dengan memindahkan botol Heineken.

Terakhir aksi yang sama dilakukan Manuel Locatelli. Lagi-lagi korbannya adalah Coca-Cola.

Tindakan yang dilakukan para pemain itu jelas mendapat tanggapan dari pihak UEFA dan penyelenggara turnamen. Sebab produk-produk tersebut merupakan sponsor yang telah memiliki komitmen kontrak.

Untuk Coca-Cola, atas aksi dari Ronaldo, saham mereka dikabarkan sempat anjlok hingga 1,6 persen. Hal itu juga mengakibatkan perusahaan minuman berkarbonasi tersebut merugi Rp57 triliun.

Dari UEFA sudah menyampaikan imbauan kepada tim peserta Euro agar hal serupa tidak terulang.

"UEFA mengingatkan tim bahwa partnership adalah bagian tak terpisahkan dari turnamen dan menjaga pengembangan sepakbola di penjuru Eropa, termasuk untuk sektor usia dini dan wanita," tulis UEFA.

Sementara direktur turnamen Martin Kelly menyampaikan pernyataan agak keras. Dia mengingatkan bila aksi serupa berulang bukan tidak mungkin sanksi bakal dijatuhkan, meski itu tidak berlaku untuk personal pemain.

"Kami tidak akan pernah menghukum atau mendenda pemain langsung dari sisi UEFA, kami melakukan ini selalu melalui federasi, lalu mereka yang akan melihat untuk kemudian bertindak. Kami punya regulasi yang sudah ditandatangai oleh federasi," cetus Kelly dikutip The Sun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel