Ancelotti Bongkar Penderitaan James Rodriguez di Real Madrid

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Everton, Carlo Ancelotti tahu betul apa yang dirasakan pemainnya James Rodriguez bersama Real Madrid.

James didatangkan Everton pada awal musim ini dari Madrid dengan durasi kontrak dua tahun. Sebelumnya, pemain asal Kolombia itu sempat terkatung-katung nasibnya.

James tak lagi masuk rencana Madrid yang kini ditangani Zinedine Zidane. Musim lalu ia kembali bersama Los Blancos setelah dua musim dipinjamkan ke Bayern Munich, namun hanya tampil 14 kali di seluruh kompetisi.

Pindah ke Everton membuat James seperti hidup kembali. Pemain 29 tahun tersebut langsung menjadi andalan dan sudah mencatatkan tujuh penampilan.

Dari penampilannya itu, James menyumbang tiga gol dan tiga assist. James juga sempat membantu Everton untuk memuncaki klasemen Premier League beberapa pekan.

Namun, posisi The Toffes saat ini melorot ke posisi ketujuh dengan koleksi 13 poin. Ancelotti menyebut, James sangat menderita di Madrid hingga merasa putus asa.

"Dia menghabiskan cukup banyak waktu di Spanyol, di Madrid dan dia tidak banyak bermain. Dia menginginkan tantangan baru dan dia sempat putus asa," kata Ancelotti, dikutip The Sun.

Ancelotti mengklaim James sekarang sangat bahagia di Everton dan merasa seperti terlahir kembali. Oleh karenanya, penampilan James perlahan meningkat seperti saat pertama namanya terkenal saat tampil apik di Piala Dunia 2014 bersama Timnas Kolombia.

"Dia pemain hebat dan berbakat. Dia punya umpan yang akurat, tidak pernah kehilangan kendali atas bola dan tembakannya tepat sasaran," ucapnya.

Lebih lanjut, Ancelotii mengatakan Everton adalah tempat yang tepat bagi James. Sebab, kemampuannya sangat dibutuhkan oleh tim dan juga sesuai dengan kriterianya.

"James ingin menemukan klub baru di mana dia bisa bermain lebih sering daripada saat di Madrid. Sekarang dia berada di klub yang tepat. Everton sedang berkembang, kami punya proyek besar dan dia akan terus menunjukkan kualitasnya," jelasnya.