Andai Gagal Tembus Liga Champions, Juventus Bakal Ulangi Catatan Minor 10 Tahun Lalu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Juventus akan menghadapi Bologna pada pekan terakhir Serie A musim ini di Stadio Renato Dell'Ara, Senin (24/5/2021) dini hari WIB. Juve bertekad memetik kemenangan demi menjaga asa finis di zona Liga Champions.

Saat ini, I Bianconeri berada di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan nilai 75. Mereka tertinggal satu angka dari AC Milan dan Napoli yang menempati posisi tiga dan empat.

Dengan menyisakan satu pertandingan lagi, Juventus berambisi merengkuh tiga poin. Kemenangan akan membuat Juve berpeluang menembus posisi empat besar, atau batas akhir berlaga di Liga Champions musim depan.

Namun, Juventus tidak akan begitu saja mudah finis di urutan empat besar. Pasalnya, nasib Cristiano Ronaldo dkk. masih akan ditentukan oleh laga AC Milan dan Napoli.

Andai Milan berhasil merengkuh kemenangan atas Atalanta dan Napoli sukses membungkam Hellas Verona, Juventus dipastikan gagal berlaga di Liga Champions. Tim asuhan Andrea Pirlo itu bakal bertanding di turnamen kasta kedua antarklub Eropa, Liga Europa.

"Kebanyakan dari kami berpikir mengenakan jersey Juventus saja cukup untuk menggaransi kemenangan kami. Namun kenyataannya tidak demikian," ujar Andrea Pirlo beberapa waktu lalu.

"Di sepak bola modern, Juventus harus menghadapi semua tim dengan mentalitas, rasa lapar dan hasrat yang sama. Kami harus menanamkan di benak kami bahwa kami harus bermain dengan disiplin, siap menderita dan bersatu sebagai sebuah tim dan hasilnya akan mengikuti," lanjutnya.

Ulangi Torehan 10 Tahun Lalu

Para pemain Juventus merayakan gol yang dicetak oleh Aaron Ramsey ke gawang Sampdoria pada laga Liga Italia di Stadion Luigi Ferraris, Sabtu (30/1/2021). Juventus menang dengan skor 2-0. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)
Para pemain Juventus merayakan gol yang dicetak oleh Aaron Ramsey ke gawang Sampdoria pada laga Liga Italia di Stadion Luigi Ferraris, Sabtu (30/1/2021). Juventus menang dengan skor 2-0. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)

Jika benar-benar gagal lolos ke Liga Champions musim depan, Juventus bakal mengulangi torehan 10 tahun lalu. La Vecchia Signora yang diasuh Luigi Delneri harus puas finis di peringkat ketujuh klasemen akhir Serie A 2010/2011.

Ketika itu, Juve mendulang 58 poin hasil dari 15 kemenangan, 13 hasil imbang, dan menelan 10 kekalahan. Juventus tertinggal hingga 24 poin dari AC Milan yang berhasil keluar sebagai juara.

Namun selepas itu, Juventus kembali memperlihatkan tajinya. Mereka berhasil merengkuh sembilan titel juara Serie A secara beruntun, dari 2011 sampai 2020.

Hasil tersebut membuat Juventus tampil di Liga Champions dalam sembilan musim terakhir, yang dua di antaranya berlaga di final yakni pada musim 2014/2015 dan 2016/2017.