Andi Arief Sebut Moeldoko yang Mau Ambil Alih Demokrat

Syahrul Ansyari
·Bacaan 1 menit

VIVA - Kabar mengejutkan disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Anak sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut secara mendadak mengumumkan bahwa ada upaya 'kudeta' terhadap dirinya sebagai pemimpin partai.

AHY menyebut ada 5 orang yang mencoba melakukan upaya tersebut. Salah satu tokoh dia katakan merupakan orang yang dekat dengan lingkaran Istana.

Terkait hal tersebut, politikus Demokrat, Andi Arief, pun menyebut identitas orang tersebut.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," kata Andi Arief melalui akun Twitternya, @Andiarief, Senin, 1 Februari 2021.

Baca juga: AHY: Ada 5 Pelaku Gerakan 'Kudeta' Partai Demokrat

Andi lantas melanjutkan alasan kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi. "Karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," ujar Andi.

Kolega Andi di Demokrat, Rachland Nashidik juga melontarkan sindiran tajam.

"Selamat malam, Jenderal Moeldoko. Kalau tak mampu jadi the good, jangan jadi the bad, apalagi the ugly," kata Rachland lewat akun Twitternya, @RachlanNashidik.

Sebelumnya, AHY menyebut ada lima orang pelaku gerakan 'kudeta' kepemimpinan di Partai Demokrat. Gerakan itu dinilai berlangsung secara sistematis.