Andi Arief Sindir Fadli Zon Keblinger

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tensi Pilkada Kota Medan memanas antara elite pendukung partai politik dari dua pasangan calon yang bersaing. Ketua Badan Pemilu DPP Demokrat Andi Arief membalas serangan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon yang sebelumnya menyinggung Calon Wakil Wali Kota Medan Ahkyar Nasution.

Andi menyampaikan tanggapannya itu melakui akun Twitternya @AndiArief_. Ia bilang jika tuduhan Fadli benar soal kepemimpinan Akhyar selaku petahana maka ia mempertanyakan rekam jejak calon wali kota pesaingnya.

Andi tak menyebut nama. Namun, penantang Akhyar adalah menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution. Ia menyebut Medan akan makin tak karuan jika wali kota paksaan memimpin Medan.

"Jika benar tuduhan Fadli Zon kota Medan makin parah di bawah walikota yg memimpin 2 th Pak Ahyar, maka dipastikan kota medan akan semakin gak karuan jika dipimpin oleh walikota paksaan Istana yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti birokrasi. Dalam hal ini Fadli keblinger," tulis Andi di akun Twitternya yang dikutip VIVA, Selasa, 27 Oktober 2020.

Baca Juga: Fadli Zon Minta Warga Medan Pilih Bobby Nasution, Apa Alasannya

Peta politik Pilkada Medan, Demokrat dan PKS berkoalisi mengusung duet Akhyar Nasution dengan Salman Alfarisi. Pasangan Akhyar-Salman mendapat nomor urut 1.

Pun, Bobby berpasangan dengan Aulia Rachman. Duet ini diusung koalisi besar yang terdiri PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PPP, NasDem, Hanura, dan PSI. Bobby-Aulia mendapatkan nomor urut 2.

Sebelumnya, Fadli menilai banyak problem kronis di Medan yang sampai sekarang tidak mampu diselesaikan pemimpin petahana. Maka itu, kata dia, Medan perlu sosok pemimpin muda seperti Bobby Nasution.

"Oleh sebab itu warga Medan harus mendukung Bobby-Aulia agar Medan berubah dan berkah," tutur Fadli di Medan, Senin, 27 Oktober 2020.

Fadli pun menyinggung persoalan banjir, lingkungan yang kotor, penataan kota yang buruk, korupsi, pengangguran, angka kriminalitas yang tinggi dan peredaran narkoba. Selain itu, ada juga persoalan ketimpangan dan kesenjangan sosial begitu kontras di Medan.

"Publik menilai Medan itu ya begitu, identik dengan persoalan yang sampai sekarang tak mampu diselesaikan. Medan harus berubah, Bobby Nasution- Aulia pasti mampu mengubah wajah kota Medan jadi lebih baik," kata Fadli Zon.