Angelina Klaim Penghasilan Setahun Capai Rp 2 Miliar

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Angelina Sondakh rupanya tersinggung dengan pertanyaan jaksa penuntut umum yang mencecar staf pribadinya Lindina Wulandari untuk menjelaskan muasal uang yang begitu banyak dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Untuk membalikkan kecurigaan jaksa penuntut umum, penasihat hukum Angelina, Teuku Nasrullah balik bertanya, dengan mengajukan ragam pertanyaan kepada Lindina, berapa sebenarnya uang yang diterima anggota DPR seperti diterima kliennya dalam setahun.

"Uang aspirasi Rp 105 juta, dan uang reses untuk dapil Jawa Tengah Rp 53 juta. Misalnya dari Sekjen ada doknya, semacam tanda bukti jumlah yang diterima sekian. Uang itu saya setor ke Ibu terus disimpan di rekening saya," terang Lindina yang semuanya diterima empat kali setahun.

Menurutnya, uang yang diterima Angelina ada lagi tergantung jabatan lainnya. Sebut saja tunjangan Angelina sebagai Wakil Ketua Fraksi MPR yang nilainya Rp 900 ribu perbulan. Ada juga uang sosialisasi MPR Rp 24 juta dan tunjangan anggota dewan ke dalam dan luar negeri.

Angelina, kata Lindina, juga menerima pemasukan di luar DPR karena kerap menjadi bintang iklan untuk majalah, produk batik, pembicara talkshow infotainment yang kisarannya Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Namun ia tidak ingat jika Angelina pernah menerima honor di atas Rp 80 juta.

Semua uang itu, Angelina meminta agar disimpan di rekening pribadi Lindina yang juga berfungsi sebagai rekening uang Angelina. Dari uang yang terkumpul, digunakan Angelina lewat Lindina untuk membayar keperluan rumah tangga, termasuk membayar asuransi, kartu kredit dan lainnya.

Dalam persidangan tadi, jaksa penuntut umum Kiki Ahmad Yani mengonfirmasi kepada Lindina apakah benar Angelina mengeluarkan uang untuk membayar kartu kredit di atas Rp 100 juta, dibenarkan. Namun, dari semua kartu kredit dari HSBC, ANZ, CitiBank, BCA limit terbesar Rp 60 juta.

Karena akumulasi perhitungan jaksa penuntut umum, Nasrullah mencoba meyakinkan majelis dengan mengajukan pertanyaan berapa limit maksimal dari semua kartu kredit milik Angelina. Belakangan diketahui, limit terbesar kartu kredit Angelina adalah Rp 60 juta, dan terendah Rp 10 juta.

Karena perlu meluruskan soal muasal uang, Angelina kemudian meluruskan sedikit pernyataan Lindina. Angelina kemudian menghitung dan menjumlah satu persatu pemasukannya sebagai anggota DPR, ditambah dengan pemasukannya sebagai artis.

"Uang reses Rp 53 juta dikali empat dalam setahun, uang aspirasi Rp 105 juta dikali empat dalam setahun. Kunjungan kerja komisi dalam dan luar negeri. Tim perumus, tim pekerja, kisarannya Rp 2 juta, Rp 6 juta, Rp 12 juta juga pernah. Tunjangan sosialisasi MPR, tiap bulan," terang Angelina.

"Jadi saya tidak pernah menerima uang yang dikatakan orang-orang Permai Grup, dan terbukti tidak ada. Penghasilan saya di luar anggota DPR itu fluktuatif. Tapi Alhamdulillah kadang-kadang bisa lebih dari dua miliar," ungkap janda Adjie Massaid ini.

*Berita Lengkap Mengenai

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.