Anggota DPR: Defend ID Komitmen Negara Membangun Kemandirian Pertahanan Nasional

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan bernama Defense Industry Indonesia atau Defend ID. Anggota Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan pembentukan Defend ID bisa menjadi penggerak dalam mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.

"Ini adalah sebuah komitmen dalam membangun kemandirian pertahanan nasional. Kita berharap Defend ID menjadi penggerak dalam mewujudkan ketahanan pertahanan nasional," kata Andre dalam keterangannya, Sabtu (23/4).

Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat ini mengatakan, kerja sama di bidang industri pertahanan ini merupakan buah kerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam membangun kemandirian pertahanan nasional.

Terlebih, Menhan Prabowo dan Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang komitmen meningkatkan nilai TKDN hingga 50 persen.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan bernama Defense Industry Indonesia atau Defend ID. Dalam holding BUMN ini terdapat lima perusahaan pertahanan yakni PT LEN Industri, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Pal Indonesia dan PT Dahana.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, holding dan program strategis BUMN industri pertahanan Defend ID saya luncurkan hari ini," kata Presiden Jokowi di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/4).

Jokowi menuturkan, Indonesia memang harus segera membangun kemandirian industri dan mendorong industri pertahanan dalam negeri. Agar, industri pertahanan nasional bisa masuk ke persaingan global dan memenuhi kebutuhan pertahanan pokok dalam rangka menjaga kedaulatan negara NKRI.

"Kemandirian industri pertahanan ini harus diwujudkan bersama tidak bisa sendiri-sendiri atau secara parsial. Kita perkuat industri dan ekosistemnya agar tumbuh dan berimbang dan semakin maju," tuturnya.

Pembentukan holding BUMN pertahanan ini sudah lama dinantikan Jokowi. Bahkan, dia mengaku sempat mendesak para menteri terkait agar segera direalisasikan. Tujuannya konsolidasi dan ekosistem ini bisa bersaing kuat dan menguntungkan.

PT Len Industri (Persero) telah ditunjuk sebagai induk holding industri pertahanan yang beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dahana.

Pembentukan holding dipilih sebagai opsi konsolidasi paling optimal dibanding dengan opsi peleburan. Opsi ini dipilih dengan memperhitungkan faktor peningkatan pendapatan, penghematan biaya, optimalisasi modal, reputasi brand, proses dan waktu pendirian, kontrol, disrupsi operasional dan peraturan.

"Saya optimistis pembentukan holding BUMN industri pertahanan akan memberikan manfaat tidak hanya bagi anggota holding dan pemerintah, tapi juga para pemangku kepentingan lainnya serta ekosistem pertahanan secara keseluruhan," kata Andre. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel