Anggota DPR: IKM jadi penyangga ekonomi nasional perlu kemudahan modal

Anggota DPR RI Marwan Jafar mendorong pemerintah daerah membantu kemudahan akses permodalan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) karena selama pandemi masih mampu menjadi penyangga ekonomi nasional.

"Kami berharap empat pemerintah daerah, mulai dari Kabupaten Pati, Rembang, Blora dan Grobogan memberikan perhatian serius karena IKM maupun UKM menjadi faktor signifikan dan penting untuk menggerakkan sektor riil di masing-masing daerah," ujarnya secara daring saat pembukaan bimbingan teknis penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru IKM di Jateng di Pati, Jateng, Senin.

Hadir pada acara tersebut Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronik, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari dan Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Pati Hadi Santoso serta perwakilan Dinas Perindustrian dari Kabupaten Rembang, Blora, dan Grobogan secara daring.

Selain bisa menggerakkan sektor riil, kata politisi PKB itu, IKM juga bisa membangkitkan ekonomi daerah serta bisa berkontribusi besar terhadap keberadaan keuangan nasional.

Menurut dia, kesulitan yang dihadapi para pelaku IKM masih terkait permodalan. Untuk itu lah, empat kepala dinas yang hadir diharapkan untuk ikut mengetuk dunia perbankan agar mau membantu industri kecil dan menengah.

"Dunia perbankan memang diharapkan bisa membantu lebih jauh IKM maupun UKM sehingga lalu lintas potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah menjadi lebih meluas dan kualitatif," ujarnya.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronik, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari mengungkapkan bahwa Indonesia nantinya akan mengalami bonus demografi. Namun, generasi muda yang banyak tanpa dibekali keahlian tentunya akan menjadi pengangguran.

Ia berharap generasi muda tidak hanya menunggu lowongan kerja, tetapi harus bergerak maju.

"Melalui bimbingan teknis ini diharapkan nantinya bisa menumbuhkan wirausaha baru. Karena dengan keahlian bisa membantu Indonesia membuka lowongan kerja di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Terlebih lagi, kata dia, pemerintah daerah juga mengalami keterbatasan anggaran, sehingga tidak banyak kegiatan yang bisa mendorong masyarakatnya untuk terus mengembangkan usahanya.

Kegiatan ini, imbuh dia, merupakan kerja sama dengan Komisi VII DPR RI. Berkat aspirasi Marwan Jafar bimbingan teknis untuk menciptakan wirausaha baru bisa terselenggara di empat tempat, yakni Kabupaten Pati, Rembang, Blora dan Grobogan.

Jumlah peserta yang mengikuti bimbingan teknis penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru IKM sebanyak 240 peserta, sedangkan pelaksanaan kegiatan dijadwalkan mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2022.

Pelaksanaannya tersebar di 12 titik karena masing-masing kabupaten menyelenggarakan bidang pelatihan kewirausahaan berbeda-beda sesuai minat masyarakatnya. Misalnya, di Kabupaten Pati dengan jumlah 80 peserta ada yang mengikuti pelatihan perbengkelan aluminium, pengelolaan makanan ringan, membuat pupuk organik, dan membuat lulur.

Baca juga: DPR minta pemerintah bantu permodalan UKM saat COVID-19
Baca juga: DPR minta kemudahan pinjaman kredit usaha perlu jadi perhatian
Baca juga: Marwan Jafar sarankan empat strategi untuk dongkrak kunjungan wisman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel