Anggota DPR nilai kinerja Kementan positif selama pandemi

·Bacaan 2 menit

Anggota Komisi IV DPR Edward Tanur mengapresiasi capaian kinerja yang telah dilakukan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) selama pandemi COVID-19 berlangsung.

Capaian positif Kementan tersebut di antaranya mampu meningkatkan produksi semua subsektor serta meningkatkan volume ekspor melalui program Geratieks dan Merdeka Ekspor secara serentak di 17 pintu utama Indonesia.

"Capaian tersebut bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Artinya, kami sangat mengapresiasi bahwa lambat laun Kementan sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan," kata Edward dalam rapat kerja bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Presiden serukan peningkatan nilai tambah pertanian di tengah pandemi

Anggota Dewan dari Fraksi PKB itu juga mengapresiasi berbagai bantuan yang diberikan Kementan seperti bantuan benih berkualitas, bantuan pupuk subsidi hingga pendampingan petani dalam memanfaatkan teknologi mekanisasi.

"Bagi petani di NTT, bantuan tersebut sukses meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu peran Balitbangtan itu sangat penting, sehingga target Geratieks (ekspor) betul betul bisa nyata dilakukan," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS Johan Rosihan mengatakan DPR siap mendukung semua upaya Kementan dalam membangun dan mengembangkan sektor pertanian Indonesia yang lebih baik.

"DPR siap dukung dan mengawal Kementan jika memang dalam produksinya tidak bermasalah, terutama soal kebijakan impor. Artinya, kalau Kementan memang tidak memberi rekomendasi ya harus diberikan hak jawab agar persoalannya clear," katanya.

Apresiasi kinerja Kementan juga disampaikan Anggota Komisi IV dari Partai Gerindra Endang Setyawati Thohari.

Menurutnya, Kementan di bawah pimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) patut mendapat apresiasi dari semua pihak, terutama atas capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK selama lima kali berturut-turut.

"Namun, saya juga memberi catatan untuk program KUR, yang mana dulu saya sempat jadi direktur pembiayaan selama 10 tahun dan petani kita itu sangat sulit untuk diajak pada mekanisme perbankan. Jadi, sebaiknya petani diberikan kemudahan akses," katanya.

Mengenai hal ini, Mentan SYL menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian besar seluruh Anggota Komisi IV DPR terhadap sektor pertanian Indonesia.

"Karena itu, semua saran yang disampaikan akan menjadi catatan kami dalam setiap mengambil kebijakan. Saya berharap Komisi IV DPR selalu bersama kami," kata dia.

Baca juga: Di DPR, Mentan paparkan target produksi pertanian tahun 2022
Baca juga: Mentan: Pertanian adalah kekuatan masa depan Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel