Anggota DPR: Percepatan vaksinasi COVID-19 butuh dukungan semua pihak

Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama mengatakan bahwa butuh dukungan semua pihak dalam percepatan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, agar terbentuk kekebalan kelompok untuk mencegah penularan virus corona di daerah itu.

"Percepatan vaksinasi COVID-19 membutuhkan dukungan tokoh masyarakat, tokoh adat, bundo kanduang, dan lainnya," katanya di Lubukbasung, Senin.

Ia mengatakan, peran dari tokoh masyarakat, tokoh adat, bundo kanduang, dan lainnya penting untuk mengajak saudara, anak, kemenakan, dan tetangga agar mau divaksin dalam meningkatkan kekebalan kelompok.

Baca juga: Anggota DPR mengajak tetap Ikuti anjuran vaksinasi COVID-19 dan prokes

Dengan cara itu, kata dia, warga Agam maupun Sumbar banyak yang bersedia divaksin mulai vaksin dosis pertama, kedua, dan ketiga atau booster.

"Angka capaian vaksin masih bergerak dan capaian vaksin tiga atau booster masih perlu ditingkatkan secara signifikan," katanya.

Ia menambahkan, pada intinya COVID-19 belum selesai dan masih ada temuan subvarian baru.

"Vaksinasi itu bagian upaya yang harus dilakukan umat manusia di seluruh dunia," katanya.

Baca juga: Anggota DPR: Waspadai lonjakan kasus COVID-19 varian baru

Menurut dia, Komisi IX DPR RI memboyong mitra kerja Kementerian Kesehatan melakukan sosialisasi dan edukasi bagaimana pentingnya vaksin dan melakukan gebyar vaksin gotong royong.

"Ini mengingat vaksinasi bagian penting ketika melakukan perjalanan atau menunaikan haji dan umrah di Arab Saudi. Ketika naik haji, ada warga tidak bisa berangkat akibat belum divaksin dan ini merupakan aturan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Agam Hendri Rusdian mengatakan capaian vaksinasi booster di daerah itu baru 17.828 orang dari target sasaran 432.029 orang atau 4,53 persen.

Sedangkan capaian vaksin dosis pertama sebesar 337.171 orang atau 78,08 persen dari sasaran 432.029 orang dan capaian vaksin dosis kedua 237.583 orang atau 54,99 persen dari sasaran.

Baca juga: Komisi IX sebut subvarian Omicron BA.2.75 harus jadi perhatian serius

"Capaian vaksinasi booster masih rendah dan kita berupaya semaksimal mungkin agar capaian meningkat dengan cara bekerja sama dengan BIN Daerah Sumbar, membuka gerai di objek wisata, puskesmas dan lainnya," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel