Anggota DPR : Pimpinan KPK Dikendalikan Penyidik

Laporan Wartawan Tribunnews.com Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus Bank Century yang mangkrak, dinilai menjadi akibat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kuat menahan intervensi penyidiknya sendiri.

Penilaian itu, dituturkan anggota Tim Pengawas (Timwas) Century DPR RI Ahmad Yani, dalam rapat bersama pimpinan KPK di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/9/2013).

"Janganlah pimpinan KPK dikendalikan oleh penyidiknya. Kalau sudah pasti kasus hukumnya, pimpinan KPK bikin jelas dan penyidik harus ikut," kata Yani dalam rapat Timwas Century bersama pimpinan KPK di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Menurut politisi PPP ini, penyidik  mampu mengontrol kebijakan pimpinan seperti itu membuktikan manajemen kepemimpinan yang tak baik di tubuh komisi tersebut.

"Dalam kasus Century, harus ada pertanggungjawaban dan diungkap tuntas. Ini adalah perampokan keuangan negara," kata Yani.

Ia menjelaskan, kalau kasus Century tidak tuntas, maka akan memunculkan ketidakadilan di negara ini. "Kasus besar tidak selesai sementara kasus kecil dihukum berat," kata dia.

Yani lalu bertanya kepada pimpinan KPK yang hadir dalam rapat. "Kapan anggota Dewan Gubernur BI lainnya ditetapkan tersangka? Ini tidak cukup Budi Mulya jadi tersangka sebab kasus ini kan keputusan kolektif," kata Yani.

Baca Juga:

Robert Tantular Kecewa LPS Ambil Alih Century Secara Sepihak

Dirjen Pajak: Bank Century Tidak Berdampak Sistemik

KPK Periksa Dirjen Pajak

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.