Anggota DPR: Polri dan Dishub cari solusi hindari penumpukan kendaraan

Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan mencari solusi untuk menghindari penumpukan kendaraan antara bus dan kendaraan pribadi yang akan melewati jalur mudik.

"Langkah ini untuk menghindari penumpukan antara bus dan kendaraan pribadi yang akan melewati jalur mudik sehingga kemacetan tidak terlalu signifikan dan dapat terurai dengan cepat," kata Andi Rio dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia mendorong aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan dapat mencarikan sebuah solusi bagi jalur kendaraan bus antar kota antar provinsi yang hendak membawa penumpang arus mudik tahun 2022.

Hal itu, menurut dia, untuk memisahkan atau menghindari penumpukan kemacetan yang terjadi di jalur mudik yang memiliki lebar jalan terbatas.

Ia juga meminta PT ASDP Indonesia Ferry dapat mencarikan sebuah solusi untuk mengurai kepadatan dalam penyeberangan pada saat puncak arus mudik dan balik tahun 2022.

"Jangan hanya ditambah jumlah kapal yang mengangkut penyeberangan. Namun, harus memperhatikan kenyamanan dan keamanan di pelabuhan," ujarnya.

Andi Rio menilai masyarakat yang melakukan mudik jika perlu diberikan sebuah hiburan yang menarik seperti lantunan atau hiburan musik di titik pelabuhan pada saat terjadi kepadatan sehingga terhibur.

Selain itu, dia meminta masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran dan menggunakan kendaraan pribadi dapat mempersiapkan dan memperhatikan berbagai aspek.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu menjelaskan aspek-aspek tersebut seperti memperhatikan kesehatan fisik dan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

"Masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan dan keselamatan dalam berkendara. Jika lelah serta mengantuk, cari tempat aman untuk beristirahat dan jangan memaksakan berkendara. Hal itu untuk menghindari hal hal yang tidak diharapkan seperti terjadinya kecelakaan," katanya.

Baca juga: Mobil pemudik asal Surabaya terbakar di Sampang

Baca juga: Arus mudik di Nagreg padat sejak sore hingga malam H-3 lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel