Anggota DPR RI bersama Kemenkes gelar vaksinasi booster di Makassar

Anggota Komisi IX DPR RI Dr Ashabul Kahfi bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan menggelar program Vaksinasi Booster bagi masyarakat di Kota Makassar yang dipusatkan di Hotel Lamacca UNM, Jalan AP Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Saat mengunjungi kegiatan vaksinasi, Kahfi mengemukakan bahwa kegiatan vaksinasi booster dilakukan sebagai upaya pemerintah, DPR RI dan rakyat Indonesia dalam melengkapi imun tubuh usai memperoleh vaksin primer (1 dan 2).

Meski demikian, selain booster, penyelenggara juga menyiapkan vaksin pertama dan kedua, serta vaksin untuk anak.

Baca juga: Dinkes sebut 557.417 warga Aceh sudah terima vaksin penguat

"Program Vaksinasi Booster ini adalah upaya kita dalam menuntaskan sebaran COVID-19. Meski melandai tetapi harus tetap waspada, itulah dengan melengkapi Booster setelah vaksin pertama dan kedua," kata Kahfi.

Program vaksinasi booster ini merupakan program kolaborasi dengan Kemenkes RI yang mencakup 18 kali kegiatan. Setiap Vaksinasi Booster menargetkan 1.000 orang.

Kegiatan yang digelar sejak pukul 09.00 pagi hingga 15.00 sore itu telah diikuti sekitar 550 orang yang melakukan suntik vaksin 1 dan 2 maupun booster, namun peserta vaksinasi booster terbilang mendominasi.

Seorang peserta vaksin bernama Trimuliana mengatakan langkah anggota DPR RI bergerak cepat menghadirkan vaksin di Sulsel sebagai bentuk nyata amanah yang diberikan masyarakat kepada Ashabul Kahfi salah satunya dengan mengurangi rasa khawatir di masyarakat akan penyakit COVID-19.

"Saya rasa ini bentuk amanah masyarakat terhadap beliau, semoga beliau diberi kesehatan dan kemudahan dalam mengawal keinginan-keinginan masyarakat. Warga jadi sedikit aman dengan adanya vaksin-vaksin di daerah," kata Trimuliana.

Baca juga: 502 ribu warga Cirebon telah terima vaksinasi COVID-19 dosis ketiga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel